FIND A DOCTOR
28 April 2017 | 16:00
Warna Makanan Pengaruhi Nafsu Makan Anda?
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa berbagai pabrik makanan atau cemilan sering sekali mengubah kemasan produk mereka? Atau pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa makanan yang satu tampak lebih menarik daripada makanan lainnya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa warna yang berbeda akan memberikan efek yang berbeda pada nafsu makan Anda lho! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa fakta unik mengenai hubungan antara warna dan nafsu makan Anda.   Warna yang Membuat Makanan Tampak Tidak Menarik Secara alami, manusia akan menghindari makanan berwarna biru, ungu, dan hitam; karena otak manusia telah terprogam untuk mengidentikkan ketiganya dengan bahaya atau kematian.   Makanan Biru, Menarik Atau Tidak? Makanan berwarna biru merupakan makanan yang paling tidak menarik bagi manusia. Sebuah penelitian menemukan bahwa makanan yang berwarna biru akan membuat seseorang lebih tidak ingin memakannya, walaupun sebenarnya rasa makanan tersebut cukup enak.   Warna Pembangkit Nafsu Makan Adalah… Warna merah merupakan warna yang dapat membuat nafsu makan Anda meningkat karena merah sering dihubungkan dengan keintiman dan energi. Jika nafsu makan Anda berkurang akhir-akhir ini, pilihlah makanan berwarna merah atau gunakanlah alat makan berwarna merah.   Kuning Tingkatkan Nafsu Makan? Benar sekali!! Warna kuning merupakan warna yang akan menstimulasi nafsu makan seseorang karena warna kuning berhubungan dengan rasa bahagia. Saat Anda melihat sebuah restoran memiliki cat berwarna kuning atau bunga kuning di atas mejanya, maka Anda pun secara tidak sadar akan merasa lebih nyaman dan lebih lapar tentunya.   Mata Memberitahu Apa yang Anda Makan? Tahukah Anda bahwa bukan hanya lidah Anda yang dapat membantu Anda membedakan makanan atau minuman apa yang sebenarnya sedang Anda konsumsi? Warna makanan yang Anda lihat dengan mata Anda juga membantu Anda "mengenali" apa sebenarnya makanan dan minuman yang sedang Anda konsumsi. Berdasarkan pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh the University of Washington, orang yang tidak dapat melihat warna makanan atau minuman yang mereka konsumsi, seringkali salah "mengenali" makanan atau minuman yang sedang dikonsumsinya tersebut.   Hijau Identik Dengan Sehat, Masa Sih? Tahukah Anda bahwa makanan berwarna hijau seringkali diinterpretasikan sebagai makanan sehat, apapun jenis makanannya? Hal ini dikarenakan berbagai jenis makanan sehat seringkali berwarna hijau. Karena tampak tidak berbahaya, maka otak Anda pun akan dengan senang hati mengkonsumsi berbagai jenis makanan berwarna hijau.   Bagaimana Dengan Makanan Berwarna Oranye? Makanan berwarna oranye biasanya mendorong seseorang untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Mengapa? Hal ini dikarenakan orang seringkali menghubungkan warna oranye dengan bahaya.   Ini Dia Kemasan Makanan Paling Menarik Tahukah Anda bahwa melihat kemasan makanan berwarna merah dan kuning akan membuat Anda segera merasa lapar? Hal inilah yang membuat salah satu makanan siap saji sangat popular. Selain itu, kemasan berwarna demikian juga sangat ramah dan mudah diingat.   Efek Lampu Biru di Dalam Lemari Pendingin Anda Saat Anda sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, para ahli menganjurkan agar Anda meletakkan lampu berwarna biru di dalam lemari pendingin Anda. Mengapa demikian? Karena warna biru akan membuat nafsu makan Anda berkurang.   Warna Putih dan Hubungannya Dengan Keinginan Mengemil Tahukah Anda bahwa makanan berwarna putih akan membuat Anda sangat tertarik untuk memakannya? Hal ini jugalah yang membuat Anda sangat mudah tertarik pada roti tawar putih. Untuk menghindari Anda makan secara berlebihan, pilihlah roti tawar berwarna hitam.   Sumber: www.dokter.id
28 April 2017 | 11:00
Naik Pesawat Saat Hamil, Aman Enggak Sih?
Pada umumnya, berpergian dengan pesawat terbang saat hamil dianggap cukup aman bagi wanita yang tidak mengalami komplikasi selama hamil. Akan tetapi, tetap lebih baik bila Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda sebelum memutuskan untuk pergi. Dokter Anda mungkin tidak akan mengijinkan Anda berpergian dengan menggunakan pesawat terbang bila kehamilan Anda dinilai beresiko tinggi atau Anda beresiko mengalami kelahiran prematur atau bila usia kehamilan Anda telah berusia lebih dari 36 minggu. Bila dokter kandungan Anda memperbolehkan Anda untuk berpergian dengan menggunakan pesawat terbang, maka saat terbaik untuk melakukannya adalah saat usia kehamilan Anda berkisar antara 14-28 minggu. Hal ini dikarenakan pada masa inilah keadaan kesehatan Anda paling baik (tidak lagi mual) dan resiko terjadinya keguguran dan kelahiran prematur pun paling rendah. Selain berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda, terdapat beberapa hal lainnya yang perlu Anda ketahui seperti: Cari tahu apa kebijakan penerbangan yang Anda gunakan mengenai kehamilan Pilihlah tempat duduk Anda dengan tepat. Mintalah tempat duduk yang paling luas dan nyaman, dan pilihlah bangku di bagian lorong Selalu gunakan sabuk pengaman selama penerbangan, letakkan sabuk pengaman di bagian bawah perut Anda Jaga sirkulasi darah di dalam tubuh Anda dengan cara sesekali berjalan mondar-mandir di dalam pesawat. Jika Anda harus tetap duduk, tekuk dan luruskan pergelangan kaki Anda dengan cukup sering Konsumilah banyak air putih. Hal ini dikarenakan kelembaban udara yang rendah di kabin pesawat dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi Gunakanlah pakaian longgar dan nyaman Turunnya tekanan udara di dalam kabin selama berada di dalam pesawat terbang memang dapat mengurangi jumlah oksigen di dalam darah Anda, tetapi tidak menyebabkan gangguan apapun bila Anda sehat. Paparan radiasi yang berhubungan dengan terbang pada ketinggian tertentu dianggap tidak berbahaya, kecuali bila Anda sering berpergian dengan menggunakan pesawat terbang. Jadi, bila Anda memang harus sering berpergian selama hamil, berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai berapa kali Anda boleh berpergian dengan menggunakan pesawat terbang saat hamil. Jadi, berpergian dengan menggunakan pesawat terbang saat hamil biasanya aman. Akan tetapi, karena setiap maskapai penerbangan memiliki ketentuan yang berbeda mengenai kehamilan, dianjurkan agar Anda memeriksanya terlebih dahulu sebelum membeli tiket.   Umumnya, bila kehamilan Anda telah berusia lebih dari 28 minggu, maka maskapai penerbangan akan meminta ibu hamil untuk menandatangani semacam Surat Pembebasan Tanggung Jawab dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter kandungan yang menyatakan: Ibu dalam keadaan sehat Kehamilan dalam kondisi normal, tidak terdapat kelainan Jenis kehamilan: tunggal atau kembar Perkiraan tanggal melahirkan Surat keterangan dokter ini biasanya harus diperoleh seminggu sebelum hari keberangkatan. Ketentuan tiap maskapai dapat berbeda-beda. Penumpang dianjurkan mengecek tiap ketentuan dari maskapai yang bersangkutan. Di bawah ini Anda dapat melihat ketentuan berbagai maskapai penerbangan bagi penumpang hamil.   Ketentuan Ibu Hamil Untuk Pesawat Lion Air, Wings Air, Malindo, dan Batik Air: Ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan Penumpang juga diminta mengisi formulir pertanggungan resiko Form of Indemnity (FOI) yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan   Ketentuan Ibu Hamil Untuk Pesawat Sriwijaya Air dan NAM Air: Ibu hamil dengan usia kehamilan maksimal 32 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis dari dokter dan juga mengisi surat pernyataan yang tersedia di bandara maupun kantor cabang Sriwijaya Air. Surat pernyataan ini membebaskan Sriwijaya dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.   Ketentuan Ibu Hamil Untuk Pesawat Garuda Indonesia: Untuk kehamilan pertama, ibu hamil diperbolehkan terbang hingga usia kehamilan mencapai 32 minggu. Penumpang diwajibkan mengisi Formulir Informasi Medis (MEDIF) Mulai dari kehamilan kedua, penumpang tidak diperbolehkan terbang jika kehamilan sudah pada usia 32 minggu   Ketentuan Ibu Hamil Untuk Pesawat Citilink: Untuk usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan Citilink dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan Untuk usia kehamilan 28-34 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Tanggal yang tercantum di surat keterangan ini tidak boleh melebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diizinkan terbang   Ketentuan Ibu Hamil Untuk Pesawat Air Asia: Untuk usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan Air Asia dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan Untuk usia kehamilan 28-34 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Tanggal yang tercantum di surat keterangan ini tidak boleh melebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diizinkan terbang   Ketentuan Ibu Hamil Untuk Pesawat Jetstar: Untuk usia kehamilan yang tidak bermasalah hingga 28 minggu, penumpang tidak perlu membawa dokumen medis apapun Untuk kehamilan yang bermasalah atau mengalami komplikasi, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter Untuk usia kehamilan di atas 28 minggu, penumpang diwajibkan menyertakan surat keterangan medis dari dokter tertanggal tidak lebih dari 10 hari sebelum keberangkatan. Untuk penerbangan Jetstar kurang dari 4 jam: Kehamilan tunggal diizinkan hingga akhir minggu ke-40 masa kehamilan Kehamilan kembar diizinkan hingga akhir minggu ke-36 masa kehamilan Untuk penerbangan Jetstar selama 4 jam atau lebih: Kehamilan tunggal diizinkan hingga akhir minggu ke-36 masa kehamilan Kehamilan kembar diizinkan hingga akhir minggu ke-32 masa kehamilan Catatan: Khusus Jetstar Pacific (BL), usia kehamilan 36 minggu atau lebih dapat ditolak. Sumber: www.dokter.id
27 April 2017 | 16:00
Seberapa Sering Anda Harus Mengganti Seprai???
Pernah bertanya-tanya mengenai seberapa sering sebenarnya seprai harus diganti? Apakah seminggu sekali, dua minggu sekali, atau justru sebulan sekali? Sebenarnya tidak lama setelah Anda mengganti seprai ranjang Anda, maka bakteri, sel kulit mati, minyak kulit, debu, jamur, keringat, bekas riasan, kotoran, dan pelembab akan mulai berkumpul pada seprai Anda tersebut. Apalagi, bila Anda sering makan di atas ranjang sambil menonton televisi, maka sisa makanan yang terjatuh di atas ranjang dapat menarik perhatian serangga. Walaupun resiko Anda jatuh sakit karena jarang mengganti seprai sangat kecil, akan tetapi bukan berarti tidak mungkin. Berbagai kotoran dan kuman yang menumpuk pada seprai dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan, mulai dari alergi hingga infeksi kulit. Sangat tidak dianjurkan untuk mengganti seprai hanya setiap beberapa bulan sekali.   Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips untuk menjaga kebersihan seprai Anda dan seberapa sering sebenarnya Anda harus mengganti seprai.   Cuci Seprai Setiap Minggu Sebagian besar orang harus mencuci seprainya seminggu sekali. Akan tetapi, bila Anda banyak berkeringat saat tidur dan hewan peliharaan Anda sering naik ke atas tempat tidur Anda, maka Anda mungkin perlu mencuci seprai Anda 2 kali seminggu. Jika Anda selalu mandi sebelum tidur dan tidak pernah makan di atas ranjang, maka Anda mungkin dapat mencuci seprai Anda setiap 2 minggu sekali.   Rendam Dengan Air Panas Saat Anda akan mencuci seprai Anda, akan sangat baik bila Anda menggunakan air panas atau air hangat karena keduanya dapat membunuh sebanyak mungkin kuman pada seprai Anda tersebut.   Gunakan Pemutih Cara terbaik untuk mensterilisasi seprai Anda adalah dengan menambahkan pemutih saat mencuci, terutama bila Anda ingin membunuh virus. Akan tetapi, jangan gunakan pemutih bila seprai Anda berwarna karena pemutih akan merusak warna seprai Anda.   Keringkan Dengan Baik Jika memungkinkan, jemurlah seprai Anda di luar ruangan sehingga terkena oleh sinar matahari. Hal ini dikarenakan sinar ultraviolet merupakan pembunuh kuman alami.   Sumber: www.dokter.id
27 April 2017 | 11:00
Posisi Tidur Terbaik Untuk Berbagai Gangguan Kesehatan yang Anda Alami
Tahukah Anda bahwa posisi tidur yang tepat ternyata dapat membantu mengatasi atau justru memperburuk berbagai nyeri otot dan gangguan tidur yang Anda alami? Posisi tidur mana yang paling baik bagi Anda tergantung pada gangguan apa yang Anda alami. Di bawah ini Anda dapat melihat posisi tidur terbaik bagi berbagai gangguan yang Anda alami sehingga Anda pun dapat tidur dengan lebih nyenyak di malam hari dan terbangun dalam keadaan yang lebih segar keesokkan harinya.   Nyeri Punggung atau Nyeri Pinggul Tidur dengan posisi menyamping merupakan pilihan yang paling baik bila Anda sedang mengalami nyeri punggung atau pun nyeri pinggul, bahkan bila memungkinkan tekuklah kaki Anda ke arah dada sambil memeluk bantal guling di antara kedua kaki Anda (fetal position). Selain itu, tidur dengan posisi terlentang juga baik bila Anda sedang mengalami nyeri punggung karena posisi tidur ini akan membuat tulang punggung Anda berada dalam posisi lurus dan alami di sepanjang malam, akan tetapi ada baiknya bila Anda menaikkan lutut Anda sedikit dengan meletakkan bantal di bawah lutut, sehingga tulang punggung Anda tidak melengkung. Perlu diingat untuk tidak menggunakan lebih dari 1 bantal kepala saat tidur karena hal ini justru dapat membuat otot leher Anda terkilir.   Refluks Asam Lambung Waktu tidur di malam hari dapat merupakan suatu siksaan bagi Anda yang menderita refluks asam lambung yang cukup berat. Refluks asam lambung atau juga dikenal dengan nama GERD terjadi karena asam lambung naik hingga ke dalam kerongkongan Anda. Untuk mengatasinya, tidurlah dengan posisi menyamping ke arah kiri. Posisi ini lebih baik daripada tidur dengan posisi menyamping ke arah kanan. Jika Anda ingin tidur dengan posisi terlentang, naikkanlah posisi kasur bagian kepala Anda dengan meletakkan bantal di bawahnya.\   Nyeri Bahu atau Nyeri Leher Jika Anda sering atau sedang mengalami nyeri bahu, posisi tidur yang paling nyaman bagi Anda adalah posisi terlentang sambil menyanggah bahu yang nyeri dengan bantal kecil atau handuk. Akan tetapi, pastikan Anda tidak menggunakan lebih dari 1 bantal kepala saat tidur karena hal ini justru akan membuat leher Anda terasa nyeri. Selain itu, pastikan lengan Anda selalu berada dalam posisi lurus ke bawah. Jangan tidur dengan posisi menyamping bila Anda sedang menderita nyeri bahu atau nyeri leher. Hal ini dikarenakan berbagai penelitian yang dilakukan di Australia telah menemukan bahwa orang yang tidur menyamping cenderung berakhir dengan posisi fetal, di mana leher dan kepala tertekuk ke bawah, yang akan membuat nyeri leher dan nyeri bahu yang sedang Anda alami menjadi semakin parah.   Gangguan Tidur Apnea Jika Anda sering mendengkur atau menderita gangguan tidur apnea saat tidur, dianjurkan agar Anda tidur dengan posisi menyamping. Gangguan tidur apnea biasanya akan membuat penderitanya mendengkur dengan suara keras, tersedak, dan kemudian sering terbangun sehingga penderita pun merasa mengantuk di siang hari. Jika Anda secara tidak sadar terus saja membalik ke posisi terlentang, jahitlah 1 atau 2 buah bola tenis ke bagian belakang pakaian tidur Anda atau letakkanlah bantal di bagian belakang tubuh Anda.   Nyeri Lutut dan Radang Sendi Pinggul Tidur dengan posisi menyamping sambil memeluk bantal guling yang cukup besar di antara kedua kaki Anda dapat membantu mengatasi nyeri saat tidur. Jangan tidur dengan posisi tengkurap jika lutut Anda sedang nyeri, baik karena radang sendi atau karena cedera. Hal ini dikarenakan tidur dengan posisi tengkurap akan membuat sendi belakang lutut tertarik, yang akan membuat nyeri lutut semakin menjadi.   Hamil Posisi tidur terbaik saat Anda sedang hamil adalah tidur menyamping, yang paling baik adalah ke arah kiri, yang dapat memperbaiki aliran darah dan nutrisi ke bayi di dalam kandungan Anda. Selain itu, peluklah guling di antara kedua kaki Anda, bila memungkinkan di bawah perut Anda dan juga letakkanlah bantal di belakang punggung Anda. Selain baik bagi bayi Anda, tidur dengan posisi menyamping ke arah kiri juga baik bagi ginjal Anda karena dapat membantu membuang berbagai zat sisa dari dalam tubuh sehingga dapat membantu mengurangi pembengkakan di bagian kaki dan tangan yang kadang terjadi selama kehamilan. Sumber: www.dokter.id
26 April 2017 | 16:00
Hal Aneh yang Membuat Resiko Perceraian Menurun…
  Menurut sebuah penelitian di bidang psikologi, pasangan suami istri yang sering menonton film percintaan bersama dan membahas film tersebut setelahnya memiliki resiko yang lebih rendah (hingga 50% lebih rendah) untuk bercerai dalam waktu 3 tahun setelah menikah dibandingkan dengan pasangan suami istri lain yang tidak menonton film percintaan tersebut. Bahkan, masih menurut penelitian yang sama, membicarakan mengenai hubungan asmara yang ada di dalam berbagai film tersebut sama efektifnya dengan melakukan konseling pernikahan yang sesungguhnya. Pada penelitian ini, para peneliti membagi 200 pasangan pengantin baru untuk melakukan 3 jenis konseling pernikahan yang berbeda. Kelompok pertama diminta untuk melakukan terapi manajemen konflik, di mana pasangan belajar untuk mengatasi masalah saat kedua belah pihak sedang merasa emosi. Kelompok kedua diminta untuk mengikuti terapi kasih sayang dan pengertian, di mana pasangan belajar mengenai kebaikan hati dan kasih sayang. Kelompok ketiga diminta untuk mengikuti konseling pernikahan melalui film, di mana pasangan diminta untuk menonton sebuah film percintaan setiap minggunya dan kemudian membahas hubungan asmara di film tersebut dengan menjawab beberapa pertanyaan yang telah disediakan sebelumnya. Hasilnya pun mengejutkan, yaitu bahwa terapi ketiga ternyata sama efektifnya dengan 2 terapi tradisional lainnya. Ketiga jenis terapi di atas dapat menurunkan resiko terjadinya perceraian dalam 3 tahun pertama pernikahan mereka hingga 50%. Akan tetapi, terapi ketiga, yaitu menonton film percintaan memerlukan waktu yang jauh lebih singkat untuk memperoleh hasil tersebut dibandingkan dengan 2 jenis terapi lainnya. Para ahli mengatakan bahwa dengan mendiskusikan hubungan asmara dari film yang mereka tonton, para pasangan suami istri pun belajar bagaimana cara memperbaiki komunikasi mereka dan memperkuat jalinan asmara di antara keduanya. Sumber: www.dokter.id
26 April 2017 | 11:00
Iuhhh…Bakteri Menjijikkan Ini Ada di Sepatu Anda!
Pada sebuah penelitian baru, para peneliti dari the University of Houston menemukan bahwa sekitar 40 contoh pijakan kaki mengandung bakteri C. difficile dan begitu juga dengan 39% sol sepatu. Clostridium difficile merupakan sejenis bakteri yang resisten (tidak mempan) terhadap antibiotika. Terinfeksi oleh bakteri ini akan membuat seseorang mengalami diare cair, dan bahkan pada sejumlah kasus dapat berujung pada peradangan usus besar yang berbahaya. Sebuah penelitian menemukan bahwa hampir setengah juta orang di dunia terinfeksi oleh bakteri ini setiap tahunnya. Bakteri ini merupakan jenis kuman yang paling sering menyerang para pasien di rumah sakit, walaupun sekitar 35% kasus di antaranya terjadi di luar rumah sakit. Jadi, bagaimana cara bakteri ini bisa berada di dalam rumah Anda? Hal ini dikarenakan sepatu yang Anda gunakan dapat terkontaminasi oleh bakteri tersebut di mana saja. Jadi, saat Anda masuk ke dalam rumah dengan sepatu yang telah terkontaminasi tersebut, maka bakteri ini pun berhasil masuk ke dalam rumah Anda. Selain sepatu, bakteri ini juga dapat ditemukan pada kotoran berbagai jenis hewan, termasuk burung. Setelah spora bakteri ini menempel pada suatu permukaan, maka mereka dapat hidup hingga berbulan-bulan. Saat seseorang secara tidak sengaja menghirup spora bakteri C. diff, maka orang tersebut dapat terinfeksi. Ingin mencegah maksudnya kuman ini ke dalam rumah Anda? Solusinya sangatlah sederhana yaitu selalu lepas sepatu Anda setiap kali Anda akan masuk ke dalam rumah Anda. Sumber: www.dokter.id
TESTIMONIAL CLIENT
Tangerang
Jakarta Selatan