FIND A DOCTOR
16 August 2017 | 11:38
Kenali Gejala Kanker Serviks Sejak Dini
Penting sekali untuk mengenali sedari gejala awal untuk mewaspadai adanya kanker yang muncul pada leher rahim wanita didalam tubuh kita. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual. Dan berikut ini adalah gejala Kanker Serviks yang paling mudah dikenali & harus diwaspadai setiap wanita: Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang aneh atau berbeda dari biasanya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah. Rasa sakit tiap kali melakukan hubungan seksual. Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih dari 7 hari selama 3 bulan atau lebih, atau pendarahan dalam jumlah yang sangat banyak. Kesulitan buang air kecil karena penyumbatan ginjal atau ureter. Perubahan pada kebiasaan buang air besar dan kecil. Kehilangan selera makan dan penurunan berat badan. Pembengkakan pada salah satu kaki dan yyeri pada tulang. Rasa sakit pada perut bagian bawah serta panggul. Rasa nyeri pada punggung atau pinggang, ini disebabkan karena terjadi pembengkakan di ginjal. Kondisi ini disebut sebagai hidronefrosis. Sering kali, gejala kanker serviks tidak terlihat dengan jelas dan kemunculan gejala terjadi saat kanker sudah memasuki stadium akhir. Oleh karena itu, melakukan pemeriksaan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi sel-sel kanker sejak dini ya Maya Friends.
15 August 2017 | 08:00
Tips Sebelum Lakukan Imunisari MR (Measles dan Rubella)
Tahun 2017 ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencanangkan penambahan 4 vaksin baru yang wajib diberikan pada anak. Termasuk diantaranya ialah Vaksin MR(Measles/Campak dan Rubella), Vaksin Kanker Serviks (HPV), Vaksin Pnemokokus (Pneumo) untuk mencegah radang paru-paru, dan Vaksin Pencegah Radang Otak (JE). Rubella sendiri merupakan penyakit yang berbahaya, karena bisa menyebabkan kelainan pada mata, telinga dan juga penyakit jantung. Karena itu, langkah pemerintah memberikan vaksin rubella gratis sudah sangat tepat. Pengenalan vaksin MR sebagai pengganti vaksin campak akan dilakukan pada bayi usia 9 bulan, usia 18 bulan, dan anak-anak kelas 1 SD/sederajat. Lalu, apa saja sih hal-hal yang perlu dilakukan pada saat Vaksin MR menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia : Pastikan anak Anda sudah makan sebelum Vaksin MR Sampaikan kondisi kesehatan anak Anda kepada petugas (Riwayat penyakit, pengobatan yang sedang dijalani, adanya cacat bawaan, kelahiran prematur, Alergi atau riwayat reaksi berat setelah melakukan vaksin/imunisasi sebelumnya). Setelah anak diimunisasi/vaksin, tunggulah sekitar 30 menit di rumah sakit / fasilitas kesehatan untuk memantau kemungkinan kejadian ikutan pasca imunisasi/vaksin. Demam ringan, ruam merah dan bengkak ringan di tempat suntikan adalah reaksi normal dan tidak terlalu perlu dikhawatirkan. Bawalah segera anak ke rumah sakit / fasilitas layanan kesehatan terdekat apabila terjadi kejadian pasca imunisasi/vaksin yang serius, seperti : Demam tinggi, kejang dan pembengkakan di tempat suntikan. Dapatkan vaksin MR gratis di Mayapada Hospital :)
CLIENT TESTIMONIAL
Tangerang
Jakarta Selatan