NEWS
15 September 2017 | 17:25
Dampak Negatif Salah Pilih Bra
Tahu ga sih Maya Friends, jika 80% perempuan diduga memakai ukuran bra yang salah. Bisa karena tidak ketahuan, malu atau malas bertanya kepada ahlinya. Namun, persoalan sepele itu ternyata berdampak besar bagi kesehatan, terutama Anda ladies, lalu apa saja sih dampak buruk mengenakan ukuran bra yang salah? Kendur Bra yang terlalu ketat bisa menyebabkan kerusakan kulit dan mengurangi sirkulasi darah, serta membuat pemakainya merasa tidak nyaman. Pada saat Anda bergerak, bra yang terlalu ketat akan menyebabkan gesekan pada kulit - yang dapat menyebabkan iritas dan Ini berlaku untuk segala macam ukuran payudara, besar atau kecil. Sakit kepala Menurut Tim Allardyce, ahli fisio dan osteopati dari Surrey Physio, menyebutkan bahwa ukuran bra yang tidak tepat akan menghasilkan belahan dada yang kurang pas dan dapat memicu leher dan otot punggung bagian atas harus bekerja lebih keras untuk mendukung berat payudara. Sakit leher Ini bukan masalah yang timbul hanya pada payudara kecil," kata Allardyce. "Pada payudara yang lebih besar,  ukuran bra yang salah juga bisa menimbulkan ketegangan pada otot-otot leher.  Bra yang dipasang dengan benar akan membantu menopang sebagian berat payudara dan tidak terlalu membebani leher. Nyeri punggung Bra yang terlalu ketat juga membatasi gerakan di punggung atas, menyebabkan restriksi (pembatasan ruang gerak) dan kekakuan pada tulang belakang. Sesak napas Memang bra yang ketat tidak benar-benar membuat pemakainya merasa sesak napas. Namun kualitas pernapasan pemakainya bisa memburuk. Bra yang ketat  akan berdampak pada mekanisme pernapasan dan membuat pemakainya bernapas tidak teratur. Bra ketat juga mempengaruhi konsentrasi oksigen dan karbondioksida dalam darah, sehingga pemakainya harus bernapas lebih dalam. Nah, mulai sekarang mulai kenali ukuran bra yang seharusnya kalian pakai ya.   Source : @dokter.digital
14 September 2017 | 13:48
Pentingnya Minum Air Setelah Bangun Tidur
Seperti yang kita tahu bahwa kita harus mencukupi kebutuhan tubuh kita akan air putih setiap harinya, karena dengan terhidrasi baik, maka keseimbangan air dalam tubuh kita akan terjaga, ditambah lagi, 70 persen bagian tubuh kita terdiri dari air. Karena jika tubuh terhidrasi dengan baik oleh air dapat mencegah berbagai gangguan kesehatan seperti migrain, radang usus, hipertensi, wasir, batu ginjal, kanker payudara, hingga kanker rahim.   Nah, alasan tersebutlah yang membuat kita harus memastikan tubuh terhidrasi dengan baik ya Maya Friends, terutama ketika bangun tidur, dimana tubuh tidak mendapat pasokan air yang cukup selama kita tidur, terbukti kita sering merasa haus ketika baru bangun tidur. Maka dari itu, banyak manfaat minum air putih setelah Anda tertidur : Membuang Racun Pada malam hari, tubuh akan melakukan perbaikan dan mengusir semua racun yang ada dalam tubuh. Ketika kita minum air di pagi hari dalam keadaan perut kosong, air akan membersihkan segala racun lewat air seni sehingga membuat tubuh lebih segar dan sehat. Meningkatkan Metabolisme Minum air segera setelah bangun tidur akan membersihkan usus besar sehingga lebih mudah menyerap nutrisi. Dengan begini, metabolisme tubuh akan meningkat. Membuat Tubuh Lebih Ramping Meminum segelas air di pagi hari akan membuat perut menjadi kenyang dan menahan nafsu makan. Akibatnya, kita bisa menghindari sarapan berlebihan di pagi hari. Dan tentunya hal ini akan mempermudah diet Anda. Mencegah Batu Ginjal Batu ginjal dan infeksi kandung kemih bisa kita hindari dengan meminum segelas air setelah bangun tidur, kondisi tersebut disebabkan karena minum air pada waktu perut kosong akan mengencerkan asam yang menyebabkan batu di ginjal.   Nah, jangan lagi mengabaikan minum air putih segera setelah bangun tidur, ya :)
14 September 2017 | 11:58
Manfaat Buah & Sayuran Sesuai Warnanya
Sayuran dan buah-buahan diciptakan oleh Sang Maha Pencipta sangat beraneka ragam dan beraneka warna.   Sudah tahukah Anda kenapa buah dan sayuran mempunyai warna, aroma dan rasa berbeda-beda? Menurut dokter ahli gizi dan pakar diet Grace Judio Kahl, zat yang disebut fitonutrien-lah yang bertanggung jawab terhadap perbedaan warna, aroma dan rasa pada buah dan sayuran.   Masing-masing warna buah dan sayur yang berbeda-beda itu berarti mempunyai khasiat yang berbeda-beda pula untuk tubuh kita pada umumnya. Kuning Buah warna kuning seperti jeruk, pir dan nanas mengandung fitonutrien yang disebut beta-cryptothanxin. Fitonutrien ini dapat mencegah penyakit jantung, mengurangi risiko katarak dan mengurangi risiko degenerasi retina. Oranye Buah berwarna oranye seperti wortel, labu dan pepaya mengandung fitonutrien beta-karoten yang berfungsi mengurangi degenerasi macula pada retina, mengurangi risiko penyakit prostat dan menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Merah Buah berwarna merah seperti tomat dan semangka mengandung fitonutrien likopen, yang menurut penelitian bisa mengurangi risiko kanker prostat, tekanan darah, pertumbuhan tumor serta mendukung pertumbuhan jaringan sendi pada kasus tertentu. Hijau Warna hijau pada sayuran kangkung dan bayam mengandung fitonutrien utama berupa klorofil dan lutein yang berfungsi mengurangi risiko pembesaran prostat, menurunkan tekanan darah dan mengurangi pertumbuhan tumor. Biru atau Ungu Buah berwarna biru dan ungu seperti pada anggur dan blueberry mengandung resveratol sebagai antioksidan kuat yang mengurangi risiko penyakit jantung, meningkatkan memori dan memperlambat proses penuaan. Putih Buah dan sayur berwarna putih kembang kol, sirsak, lobak, sawi putih, taoge, bawang putih dan bombai, tidak berpigmen dan mengandung alicin yang mengontrol kolesterol dan tekanan darah, serta dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Jadi Maya Friends, mulai sekarang kita budayakan yuk mengkonsumsi buah dan sayur secara rutin agar Anda dapat segera merasakan manfaatnya.
08 September 2017 | 17:23
Ini Dia Makanan Ampuh Usir Anemia
Untuk Anda atau orang yang anda cintai terkena anemia, konsumsilah makanan-makanan enak ini Maya Friends, agar kembali mendapatkan tubuh fit dengan segera. Daging Merah Tanpa disadari ternyata makanan untuk mengatasi anemia justru mempunyai cita rasa yang enak lho. Salah satunya ya daging merah, siapa yang tidak suka dengan olahan daging merah? Hmm, sepertinya hanya beberapa orang saja yang menolak menyantap masakan dari olahan daging merah, apalagi daging merah merupakan sumber zat besi dengan kadar tinggi. Bayam Popeye tidak pernah terlihat lesu karena ia rutin mengonsumsi bayam. Ya, satu cangkir bayam yang sudah direbus saja sudah mampu memenuhi 20 persen kebutuhan zat besi harian. Kedelai Untuk Anda yang kurang suka mengkonsumsi tahu atau tempe mulailah untuk memasukannya dalam menu sehari-hari Anda, karena makanan olahan yang berbahan dasar kedelai ini memiliki kandungan besi yang besar yang mampu mengatasi anemia. Madu Untuk anda yang rutin minum teh setiap pagi, mulailah gunakan madu sebagai pemanis alami dalam secangkir teh yang akan Anda seruput pagi ini. Karena dalam 100 gram madu terdapat kurang lebih 0.42 mg zat besi. Kacang-kacangan Sediakan kacang sebagai camilan bagi Anda yang memiliki anemia. Karena, kacang-kacangan juga salah satu makanan yang di dalamnya terdapat zat besi. Yang terakhir adalah : Kerang Walaupun kerang tidak terlalu dianjurkan untuk sering dikonsumsi, tetapi nyatanya ia masuk sebagai 'tambang' zat besi yang cukup besar lho Maya Friends.
Tangerang
Jakarta Selatan