NEWS
20 March 2017 | 13:30
4 Sarang Bakteri Ini Ada Di Rumah Anda
Yakin rumah Anda bersih dan terbebas dari bakteri karena setiap hari selalu dibersihkan? Eits, tunggu dulu tanpa disadari bagian rumah Anda sering menjadi sarang bakteri walaupun tampak bersih. Dan berikut inilah 4 bagian rumah yang dapat menjadi sarang bakteri bila tidak dibersihkan setiap hari. Keset Anda tentu tahu kalau keset menjadi bagian rumah yang kotor. Karena keset sering digunakan untuk membersihkan kaki atau bahkan sepatu, ganti keset rumah Anda sehari sekali. Cara membersihkannya, cukup jemur keset di bawah terik matahari untuk membersihkan debunya ya Maya Friends. Sofa Walaupun berada di dalam rumah dan terlihat terlindungi, sofa ternyata juga menjadi bagian rumah yang paling kotor dan penuh dengan bakteri. So, jangan lupa selalu bersihkan sofa dengan vacum cleaner setiap hari yah dan jika sofa basah segera jemur dibawah sinar matahari langsung. Rak sepatu Selain menjadi tempat penyimpanan sepatu, benda ini juga bisa tempat sarang serta tempat pertukaran kuman. Anda pasti tidak akan tahu apa yang telah disentuh oleh alas kaki Anda. Salah satu bakteri berbahaya yang bisa timbul pada benda tersebut adalah parasit toxoplasma yang berasal dari kotoran hewan. Jika anak-anak tanpa sengaja menyentuh benda ini, maka mereka akan beresiko terkena infeksi dan kebutaan. Lap Dapur Lap dapur, semua ibu pasti sudah mengetahui betapa bermanfaat lap dapur ini, karena kerap digunakan untuk membersihkan bagian dapur, alat dapur dan berbagai bumbu yang tercecer didapur. Ingat! Jika Anda tidak menggantinya setiap har ibakteri bisa bersarang di kain tersebut. Lebih baik Anda gunakan tissue kasar yang mirip dengan kertas untuk membersihkannya. Karena lebih dijamin kebersihannya daripada lap kain.
09 March 2017 | 14:28
Normalkah Jika Miss V Terasa Gatal Setelah Haid?
Pernahkah Anda merasakan Miss V gatal setelah haid? Terdengar sedikit aneh yah, ketika sudah bersih, seharusnya Miss V terasa lebih nyaman. Dalam beberapa kasus seorang wanita bisa mengalami gatal di area Miss V setelah haid. Dan pertanyaan yang timbul pada masyarakat adalah apakah normal jika area Miss V terasa gatal setelah haid? Jawabannya beragam karena ada banyak penyebab area Miss V gatal, mulai dari hormon hingga penyakit seks menular.   Ternyata pakaian dalam bisa jadi penyebab terjadinya gatal di area Miss V lho. Jadi pilihlah celana dalam berbahan katun untuk dipakai setelah haid dan hindari penggunaan celana yang terlalu ketat juga.   Terkadang bakteri di Miss V bisa tidak seimbang. Bakteri di area Miss V yang tak seimbang ini dapat menyebabkan Vaginosis bakterialis merupakan salah satu masalah kewanitaan yang terjadi akibat terganggunya keseimbangan bakteri di dalam vagina. Gejalanya meliputi gatal di area Miss V dan keputihan, keluar cairan encer dan berbau dari Miss V.   Rasa gatal muncul bisa disebabkan berkembangnya fungi Candida albicans.

Gejalanya juga bisa meliputi rasa perih saat sedang berhubungan intim atau buang air kecil, ruam kemerahan, dan keputihan. Yeast infection ini juga bisa disebabkan karena stres, perubahan hormon, dan penggunaan anti biotik dan buat Anda yang sudah menikah kondisi Miss V yang gatal setelah haid bisa juga disebabkan oleh penyakit seks menular.   Pertolongan pertama mengatasi rasa gatal ini adalah dengan membasuh area Miss V dengan air dingin. Hubungi dokter segera, jika rasa gatal yang dirasakan sangat mengganggu, untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Tangerang
Jakarta Selatan