NEWS
27 July 2017 | 12:00
Berbagai Komplikasi Cedera Kepala yang Mungkin Terjadi
Saat seseorang mengalami cedera kepala, apalagi cedera kepala yang cukup berat, maka beberapa komplikasi dapat terjadi. Komplikasi ini dapat terjadi segera atau beberapa saat setelah cedera kepala terjadi. Cedera kepala berat akan meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis komplikasi dan terjadinya komplikasi yang lebih berat. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis komplikasi yang mungkin terjadi paska cedera kepala.   Perubahan Kesadaran Cedera kepala sedang hingga berat dapat menyebabkan seseorang mengalami perubahan kesadaran, kewaspadaan, atau respon dalam waktu yang lama atau bahkan permanen. Tingkat kesadaran dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan seperti di bawah ini. Koma Seseorang yang berada dalam keadaan koma biasanya tidak sadar, tidak mengetahui apapun, dan tidak dapat merespon rangsangan apapun. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan otak yang terjadi cukup besar. Setelah beberapa hari atau beberapa minggu, penderita mungkin akan tersadar dari koma atau justru masuk ke tingkat vegetatif. Vegetatif Kerusakan otak yang cukup luas dapat menyebabkan seseorang memasuki keadaan vegetatif. Walaupun penderita biasanya tidak menyadari keadaan lingkungan di sekitarnya, akan tetapi penderita dapat membuka matanya, mengeluarkan suara, berespon terhadap rangsangan, atau bergerak. Keadaan ini dapat bersifat permanen, akan tetapi pada sebagian besar kasus, tingkat kesadaran penderita biasanya akan semakin membaik dan memasuki tingkat minimally conscious state. Minimally Concious State Minimally conscious state merupakan suatu keadaan di mana tingkat kesadaran penderita sangat terganggu, tetapi ia masih menyadari keadaan di lingkungan sekitarnya. Tingkat kesadaran ini biasanya merupakan masa transisi dari kondisi koma atau vegetatif ke masa penyembuhan. Locked-in Syndrome Seseorang yang berada pada tingkat locked-in biasanya menyadari keadaan lingkungan di sekitarnya dan terbangun, tetapi ia tidak dapat berbicara atau bergerak. Penderita biasanya dapat berkomunikasi dengan gerakan mata atau kedipan. Kondisi ini biasanya terjadi akibat kerusakan pada otak bagian bawah dan batang otak. Kondisi ini jarang sekali terjadi akibat cedera kepala dan lebih sering terjadi akibat stroke pada daerah otak tersebut. Kematian Otak Saat dokter tidak lagi dapat menemukan adanya aktivitas apapun di dalam otak dan batang otak, maka kondisi ini disebut dengan kematian otak. Pada penderita yang mengalami kematian otak, maka pelepasan alat bantu pernapasan dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan akhirnya kegagalan fungsi jantung. Kematian otak biasanya tidak dapat diobati.   Kejang Beberapa orang yang mengalami cedera kepala dapat mengalami kejang dalam satu minggu pertama paska cedera. Beberapa cedera berat dapat menyebabkan kejang berulang, yang disebut dengan epilepsi paska trauma.   Peningkatan Tekanan di Dalam Kepala Cairan serebrospinal dapat menumpuk di dalam otak (ventrikel) paska terjadinya cedera kepala pada sejumlah orang, yang akan menyebabkan peningkatan tekanan di dalam kepala dan pembengkakan otak.   Infeksi Tulang tengkorak yang patah atau luka tembus pada kepala dapat merobek lapisan pelindung otak (meningen). Hal ini membuat bakteri dapat masuk ke dalam otak dan menyebabkan terjadinya infeksi. Infeksi pada selaput otak (meningitis) dapat menyebar ke seluruh sistem saraf bila tidak segera diobati.   Kerusakan Pembuluh Darah Beberapa pembuluh darah kecil atau besar di dalam otak dapat mengalami kerusakan saat terjadinya cedera kepala. Kerusakan pembuluh darah ini dapat menyebabkan terjadinya stroke, terbentuknya bekuan darah, atau gangguan lainnya.   Kerusakan Saraf Cedera pada dasar tulang tengkorak dapat menyebabkan terjadinya kerusakan saraf yang keluar langsung dari dalam otak (saraf kranial). Kerusakan saraf kranial dapat memicu terjadinya beberapa gejala di bawah ini, yaitu: Kelumpuhan otot-otot wajah Kerusakan saraf yang berfungsi untuk mengatur pergerakan bola mata, yang dapat menyebabkan terjadinya penglihatan ganda Kerusakan saraf yang berfungsi untuk mengatur penciuman Hilangnya penglihatan Wajah mati rasa Gangguan menelan   Gangguan Kecerdasan Banyak orang yang pernah mengalami cedera kepala yang cukup berat mengalami perubahan dalam kemampuan berpikirnya. Selain kemampuan berpikir, cedera kepala juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kemampuan lainnya seperti: Daya ingat Kemampuan belajar Kemampuan menganalisa Kecepatan berpikir Kemampuan menilai Perhatian atau konsentrasi Kemampuan menyelesaikan masalah Kemampuan mengerjakan beberapa hal sekaligus Kemampuan berorganisasi Kemampuan untuk membuat keputusan Kemampuan untuk memulai atau menyelesaikan tugas   Gangguan Komunikasi Gangguan berbahasa dan berkomunikasi merupakan hal yang sering terjadi paska cedera kepala. Gangguan ini dapat menyebabkan penderita merasa frustasi, bertengkar, dan disalahpahami. Gangguan komunikasi yang mungkin ditemukan adalah: Kesulitan mengerti perkataan atau tulisan Kesulitan berbicara atau menulis Ketidakmampuan mengorganisir pikiran dan ide Kesulitan mengikuti obrolan Kesulitan memilih topik pembicaraan atau melanjutkan pembicaraan Kesulitan memahami perubahan intonasi suara untuk menunjukkan emosi dan sikap Kesulitan mengartikan sinyal non verbal (bahasa tubuh) Kesulitan membaca petunjuk dari pendengar Kesulitan memulai atau menghentikan pembicaraan Ketidakmampuan menggunakan otot-otot yang diperlukan untuk membentuk kata-kata   Perubahan Perilaku Orang yang pernah mengalami cedera kepala seringkali mengalami perubahan perilaku seperti: Kesulitan mengendalikan dirinya Tidak menyadari kemampuan dirinya Suka melakukan hal-hal yang berbahaya Tidak mengetahui jati dirinya Kesulitan bersosialisasi Sering tiba-tiba marah baik dengan kata-kata atau tindakan fisik   Perubahan Emosional Orang yang mengalami cedera kepala juga dapat mengalami perubahan emosional seperti: Depresi Cemas Mood berubah-ubah Mudah marah Kurang bersimpati terhadap orang lain Sering marah Sulit tidur Perubahan harga diri   Gangguan Panca Indra Orang yang mengalami cedera kepala juga dapat mengalami gangguan panca indra seperti telinga berdenging; kesulitan mengenali suatu benda; gangguan koordinasi tangan dan mata; buta atau penglihatan ganda; merasa pahit atau tidak enak pada lidahnya; kesulitan mencium; kulit terasa kesemutan, nyeri atau gatal; kesulitan menjaga keseimbangan atau pusing.   Penyakit Otak Degeneratif Cedera kepala dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit yang terjadi akibat degenerasi sel-sel otak dan menurunnya fungsi otak secara perlahan. Beberapa penyakit yang resiko terjadinya akan meningkat setelah seseorang mengalami cedera kepala adalah: Penyakit Alzheimer, yang menyebabkan gangguan daya ingat dan kemampuan berpikir lain secara progresif Penyakit Parkinson, yang merupakan gangguan progresif yang akan menyebabkan gangguan pergerakan seperti gemetar, kaku, dan gerakan lambat Demensia pugilistika, biasanya terjadi akibat pukulan berulang pada kepala (biasa dialami oleh para petinju), yang menyebabkan demensia (pikun) dan gangguan pergerakan   Sumber: www.dokter.id  
26 July 2017 | 17:00
Mengapa Gusi Anda Terus Saja Berdarah???
Banyak orang hanya memperhatikan kesehatan giginya saja tanpa memperhatikan bagaimana keadaan gusinya. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa memperhatikan keadaan gusi Anda juga penting? Gusi ternyata tidak hanya berperan penting bagi kesehatan gigi dan mulut Anda, tetapi juga bagi kesehatan Anda secara keseluruhan. Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai hal yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada gusi Anda, misalnya membuat gusi bengkak, nyeri, ataupun berdarah.   Cara Menggosok Gigi yang Salah Demi menjaga kebersihan gigi Anda, Anda mungkin berusaha untuk menggosok gigi Anda sekeras mungkin untuk membersihkannya. Akan tetapi, karena gusi Anda tersusun dari jaringan yang lembut dan rapuh, maka menggosok gigi dengan cara yang salah justru dapat merusaknya, membuatnya nyeri, bengkak, berdarah, dan bahkan resesi (turun). Untuk mencegahnya, pilihlah sikat gigi yang memiliki benang halus dengan ujung tumpul. Saat menggosok gigi, pastikan Anda melakukannya dengan gerakan memutar yang lembut. Cara   Gangguan Gusi Bila seseorang tidak menjaga kebersihan mulutnya dengan baik, maka bakteri di dalam mulut pun akan membentuk plak pada gigi. Bakteri ini dapat membuat gusi Anda meradang (gusi tampak kemerahan dan bengkak) atau berdarah. Bagi banyak penderita gingivitis (radang gusi), peradangan biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri.  Jika diobati sejak dini, maka keadaan ini pun dapat diatasi dan disembuhkan dengan menjaga kesehatan giginya. Bila tidak diobati, gingivitis dapat memburuk dan bahkan menyebabkan gigi tanggal. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter gigi bila Anda mengalami gejala berikut ini: Merasa susunan gigi berubah saat menggigit atau pelindung gigi tidak dapat terpasang dengan benar Gusi yang berdarah saat atau setelah menggosok gigi Gigi goyang atau bergeser Bau mulut menetap atau ada rasa tidak enak pada mulu Gusi tampak turun Gusi tampak membengkak dan merah Pada tahap lanjut, gingivitis akan berkembang menjadi periodontitis, suatu keadaan di mana gusi dan tulang yang menyanggah gigi sangat lemah. Bakteri pada gigi akan melepaskan zat beracun yang akan membahayakan kesehatan gusi Anda dan membuatnya mengalami infeksi. Hal ini akan membuat gusi dan tulang gigi Anda mengalami degradasi. Gusi Anda mungkin akan tampak sangat bengkak, nyeri, dan mudah berdarah. Jika tidak diobati, periodontitis dapat menyebabkan gigi tanggal.   Luka Terbuka Pada Mulut (Sariawan) Salah satu hal yang paling sering menyebabkan gusi terasa nyeri atau sariawan atau luka terbuka pada mulut. Sariawan dapat timbul di mana pun di dalam mulut Anda, termasuk pada gusi. Hingga saat ini para ahli masih belum mengetahui penyebab pasti dari sariawan, akan tetapi mereka menduga sariawan berhubungan dengan infeksi bakteri atau virus di dalam mulut. Selain itu, orang yang menderita gangguan autoimun tertentu juga lebih sering mengalami gangguan gusi yang disebabkan oleh sariawan. Sariawan sering kambuh sewaktu-waktu dan tidak menular.     Kemoterapi Kemoterapi memiliki beberapa efek samping yang tidak menyenangkan seperti nyeri pada gusi, gusi bengkak, dan gusi berdarah.   Merokok Merokok dapat berpengaruh sangat buruk pada kesehatan gusi Anda. Orang yang merokok lebih sering mengalami berbagai gangguan gusi, mulai dari gusi sensitif, mudah berdarah, hingga nyeri.   Hormon Beberapa orang wanita dapat mengalami gangguan gusi selama pubertas, menstruasi, hamil, dan menopause. Peningkatan kadar hormonal selama masa pubertas dapat meningkatkan aliran darah yang menuju ke dalam gusi, membuat gusi menjadi merah, bengkak, dan sensitif. Bagi wanita yang mengalami menstrual gingivitis, gusi tampak merah, bengkak, dan lebih mudah berdarah beberapa hari sebelum menstruasi dimulai. Gangguan gusi ini biasanya akan mereda dengan sendirinya setelah periode menstruasi dimulai. Gingivitis saat hamil biasanya dimulai pada bulan ke 2 atau ke 3 kehamilan dan akan terus berlangsung hingga bulan ke 8. Gusi akan terasa nyeri, bengkak, dan berdarah. Penggunaan pil KB juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan gusi yang hampir sama. Walaupun sangat jarang, sejumlah wanita yang mulai memasuki masa menopause juga dapat mengalami perubahan pada gusinya, yaitu gusi menjadi sangat kering, nyeri, dan lebih mudah berdarah.   Sumber: www.dokter.id  
26 July 2017 | 12:00
Kista Ginjal, Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui
Kista ginjal merupakan sebuah kantong bulat berisi cairan yang terbentuk pada atau di dalam ginjal. Kista ginjal mungkin berhubungan dengan gangguan kesehatan serius yang dapat mengganggu fungsi ginjal Anda. Akan tetapi, sebagian besar kista ginjal biasanya merupakan kista ginjal sederhana (simple kidney cysts), kista non kanker yang jarang sekali menyebabkan komplikasi apapun. Pada kista ginjal sederhana, dapat ditemukan 1 buah kista pada permukaan ginjal atau banyak  kista pada salah satu atau kedua buah ginjal. Kista ginjal seringkali ditemukan secara tidak sengaja saat seseorang melakukan pemeriksaan radiologi untuk memeriksa gangguan kesehatan lain. Kista ginjal yang tidak menimbulkan gejala apapun biasanya tidak membutuhkanpengobatan.   Penyebab Hingga saat ini para ahli masih belum mengetahui secara pasti apa sebenarnya penyebab dari kista ginjal sederhana. Salah satu teorinya adalah kista ginjal terbentuk karena lapisan pembungkus ginjal melemah sehingga membentuk suatu kantong yang akan terisi cairan, terlepas, dan akhirnya berkembang menjadi kista.   Faktor Resiko Resiko terbentuknya kista ginjal akan meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, walaupun kista ginjal sebenarnya dapat terbentuk pada orang berusia berapa pun. Kista ginjal sederhana lebih sering ditemukan pada pria.   Gejala Kista ginjal sederhana biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Akan tetapi, bila kista ini cukup besar, maka penderita mungkin akan mengalami beberapa gejala berikut ini: Nyeri tumpul pada pinggang atau perut bagian samping Demam Nyeri perut atas   Cara Menentukan Diagnosa Diagnosa kista ginjal biasanya ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi dan laboratorium. Pemeriksaan radiologi yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan CT scan dan MRI perut untuk menentukan apakah benjolan pada ginjal merupakan tumor atau kista. Sementara itu, pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk mengetahui apakah kista telah mengganggu fungsi ginjal. Pengobatan yang Dapat Dilakukan Kista Ginjal Sederhana yang Tidak Menimbulkan Gejala Jika Anda menderita kista ginjal sederhana yang tidak menimbulkan gejala apapun dan tidak mengganggu fungsi ginjal Anda, maka Anda mungkin tidak memerlukan pengobatan. Dokter Anda biasanya akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan secara teratur untuk memantau perkembangan kista. Jika terjadi perubahan pada kista Anda dan kista mulai menimbulkan gejala, maka Anda dapat mulai melakukan pengobatan saat itu juga. Kadangkala, kista ginjal sederhana dapat menghilang dengan sendirinya. Kista Ginjal Sederhana yang  Menimbulkan Gejala Jika kista ginjal Anda menimbulkan gejala, maka dokter Anda biasanya akan menyarankan Anda untuk melakukan pengobatan. Beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan adalah: Mengeluarkan isi kista dan menggantinya dengan alkohol untuk mencegah kekambuhan Tindakan pembedahan untuk mengangkat kista. Tindakan pembedahan biasanya dilakukan untuk mengatasi kista yang besar atau menimbulkan gejala Tergantung pada jenis pengobatan yang dilakukan, Anda mungkin harus dirawat sebentar di rumah sakit.   Komplikasi Kadang-kadang kista ginjal dapat menyebabkan terjadinya komplikasi seperti: Infeksi yang dapat menimbulkan demam dan nyeri Kista pecah yang dapat menimbulkan nyeri hebat pada pinggang atau perut bagian samping Gangguan buang air kecil di mana air kemih sulit dikeluarkan dan membuat ginjal membengkak   Kapan Hubungi Dokter? Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila kista ginjal Anda telah menimbulkan gejala.   Sumber: www.dokter.id  
25 July 2017 | 17:00
Bolehkah Minum Madu Saat Hamil???
Jika Anda sedang hamil, Anda mungkin akan merasa sangat protektif pada janin di dalam kandungan Anda. Anda mungkin akan merasa takut untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan karena takut berpengaruh buruk bagi janin di dalam kandungan Anda tersebut. Akan tetapi, apa sebenarnya manfaat madu bagi kesehatan? Madu sebenarnya merupakan suatu zat yang tersusun dari fruktosa, glukosa, dan berbagai jenis gula lainnya yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Madu dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi luka bakar kecil, mempercepat penyembuhan luka, mengatasi radang tenggorokan, dan menetralisir asam lambung. Berbagai manfaat baik madu tampaknya dikarenakan madu mengandung berbagai jenis zat anti bakteri dan antioksidan seperti vitamin, mineral, asam amino, dan enzim. Walaupun demikian, madu dapat berbahaya bila dikonsumsi oleh anak yang berusia kurang dari 1 tahun. Hal ini dikarenakan madu mengandung spora botulinum yang sulit dibunuh pada saluran pencernaan bayi. Akibatnya, spora ini akan berkembang menjadi bakteri yang akan menghasilkan racun botulinus, yang dapat menyebabkan terjadinya botulinum pada bayi, terutama bila bayi baru berusia antara 2-4 bulan. Pada beberapa kasus, botulinum dapat berakibat fatal. Lalu bagaimana dengan wanita hamil? Apakah seorang wanita hamil boleh mengkonsumsi madu? Seorang wanita hamil tetap boleh mengkonsumsi madu. Hal ini dikarenakan saluran pencernaan orang dewasa bersifat lebih asam daripada saluran pencernaan bayi dan mengandung berbagai bakteri baik yang dapat mencegah perkembangan spora botulinum menjadi bakteri penghasil racun botulinus. Jadi, karena spora yang masuk ke dalam tubuh wanita hamil akan segera dibunuh di dalam ususnya, maka spora pun tidak akan masuk ke dalam aliran darahnya atau ke dalam janin di dalam kandungannya. Akan tetapi, sejumlah dokter menyarankan agar wanita hamil tidak mengkonsumsi madu yang tidak dipasteurisasi untuk mengurangi resiko terpapar oleh spora botulinum. Namun, proses pasteurisasi juga tidak dapat membunuh seluruh spora botulinum di dalam madu, karena spora botulinum tetap dapat bertahan hidup walaupun telah dipanaskan selama beberapa jam. Selain itu, proses pasteurisasi juga akan menghancurkan enzim-enzim rapuh dan berbagai zat penting lain di dalam madu yang bermanfaat bagi kesehatan.     Sumber: www.doker.id  
25 July 2017 | 12:00
Sering Minum Obat Anti Nyeri Ternyata Berbahaya Lho…
Hampir sebagian besar orang pasti pernah mengalami nyeri kepala, yang berarti sebagian besar orang juga pernah mengkonsumsi obat anti nyeri. Akan tetapi, terlalu sering mengkonsumsi obat anti nyeri ternyata dapat berbahaya bagi kesehatan Anda lho. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh BPOM Amerika, mengkonsumsi obat anti nyeri tidak hanya dapat berdampak buruk bagi lambung Anda, tetapi juga bagi kesehatan jantung dan otak Anda. Berdasarkan pemberitahuan yang dikeluarkan oleh BPOM Amerika, sekarang ini mereka akan mencantumkan tambahan peringatan pada obat anti nyeri golongan NSAIDs (non steroid anti inflammatory drugs). Peringatan tambahan tersebut adalah resiko terjadinya serangan jantung atau stroke akan meningkat bahkan pada minggu awal penggunaan obat NSAID. Resiko ini tampaknya akan semakin tinggi seiring dengan semakin lama seseorang mengkonsumsi obat golongan NSAID tersebut. Selain itu, resiko ini juga akan bertambah tinggi pada orang-orang yang mengkonsumsi obat NSAID dosis tinggi. Obat anti nyeri golongan NSAIDs yang paling sering digunakan dan dapat dibeli dengan bebas di pasaran adalah ibuprofen dan naproxen.  Takut terkena serangan jantung atau stroke karena mengkonsumsi kedua obat tersebut? Jangan panik. Anda hanya harus lebih pintar dalam menggunakan kedua obat tersebut yaitu dengan cara mengkonsumsi obat dengan dosis sekecil mungkin untuk waktu yang sesingkat mungkin. Jadi, bila Anda hanya mengkonsumsi ibuprofen sesekali untuk meredakan nyeri, maka hal ini biasanya tidak akan menimbulkan efek samping berat seperti yang disebutkan di atas. Akan tetapi, ada beberapa orang yang perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan obat anti nyeri golongan NSAID yaitu: Orang yang menderita gangguan jantung Orang yang memiliki resiko tinggi menderita stroke atau gangguan jantung; misalnya orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, menderita diabetes, obesitas, dan pernah menderita gangguan pembuluh darah Orang yang menggunakan obat anti nyeri golongan NSAID dalam waktu lama, dengan dosis tinggi Orang lanjut usia Sumber: www.dokter.id  
24 July 2017 | 17:00
Susu Mana yang Sebenarnya Lebih Sehat???
Apakah Anda menyadari banyaknya jenis susu yang sekarang ini tersedia di berbagai supermarket? Bingung mana sebenarnya susu yang terbaik bagi Anda dan kesehatan tubuh Anda? Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai jenis susu dan apa saja manfaatnya.   Susu Kacang Mete (Cashew Milk) Bila Anda membeli susu kacang mete di supermarket, maka kandungan gizi di dalamnya biasanya hampir sama dengna kandungan gizi susu almond. Susu kacang mete mengandung sekitar 40 kalori setiap gelasnya dan mengandung sekitar 3.5 gram lemak per porsi. Susu ini juga mengandung protein yang lebih sedikit dibandingkan dengan susu kedelai atau susu sapi. Bila Anda membelinya di supermarket, maka susu ini biasanya juga telah diperkaya oleh vitamin D, vitamin B12, dan kalsium. Susu kacang mete merupakan alternatif yang baik bagi susu sapi atau susu kedelai. Anda dapat membuat susu kacang mete sendiri di rumah dengan cara memblender 1 cup kacang mete basah dengan 3 cup air. Mulailah dengan kecepatan terkecil (blender) dan tingkatkan secara perlahan hingga mencapai konsistensi yang Anda inginkan. Setelah itu, saringlah susu untuk memisahkan bagian kasarnya. Untuk menambahkan rasa, Anda dapat mencampurnya dengan madu dan ekstrak vanilla atau kayu manis. Jumlah kalori susu kacang mete buatan sendiri biasanya adalah sekitar 250 kalori per gelasnya.   Susu Kambing Karena susu kambing mengandung lebih sedikit laktosa (9 gram) dibandingkan dengan susu sapi (12 gram) dan memiliki struktur protein yang berbeda, maka penderita intoleransi laktosa biasanya dapat mencernanya dengan lebih baik. Satu gelas susu kambing biasanya mengandung sekitar 170 kalori, 8.5 gram protein, dan sejumlah kalsium fosfor, dan kalium. Susu kambing juga mengandung lebih banyak lemak jenuh yaitu sekitar 6.5 gram per gelasnya. Berbeda dengan susu sapi, susu kambing mengandung lebih banyak magnesium, kalium, vitamin A, dan vitamin C. Untuk meningkatkan penyerapan kalsium, pilihlah susu kambing yang telah diperkaya dengan vitamin D.   Susu Rami (Hemp Milk) Susu rami merupakan susu yang dibuat dari biji rami, yang mengandung banyak asam lemak omega 3, yang baik bagi kesehatan jantung dan otak Anda. Asam lemak omega 3 ini menjadi sangat penting bila Anda merupakan seorang vegetarian karena mereka biasanya mengalami kekurangan yang cukup berat. Walaupun susu rami mengandung lebih sedikit protein dibandingkan dengan susu kedelai atau susu sapi, akan tetapi susu rami mengandung lebih banyak zat besi. Bila Anda ingin mengkonsumsinya sebagai pengganti susu sapi, pilihlah susu rami yang telah diperkaya dengan kalsium, vitamin D, dan tidak dimaniskan.     Susu Almond Susu almond memiliki rasa yang ringan, beraroma kacang, dan mengandung banyak nutrisi. Akan tetapi, mungkin bukan pilihan yang tepat bila Anda ingin meningkatkan konsumsi protein Anda, karena susu almond hanya mengandung 1 gram protein per gelasnya. Walaupun demikian, susu almond mengandung lebih banyak vitamin E dan kalsium dibandingkan dengan susu sapi. Selain itu, susu almond biasanya juga mengandung kalori yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan susu lain, yaitu hanya 30 kalori per gelasnya (bila tidak dimaniskan). Seperti halnya susu kacang mete, Anda juga dapat membuat sendiri susu almond dengan cara memblender 1 porsi kacang almond basah dengan 3 porsi air. Mulailah dengan kecepatan ringan kemudian tingkatkan secara perlahan. Setelah itu, saringlah susu untuk menyingkirkan bagian kasar dari kacang almond yang masih tersisa.   Susu Sapi Organik Susu sapi mengandung banyak protein, kalsium, vitamin D, dan fosfor. Susu sapi organik merupakan susu yang diperoleh dari sapi yang diberi makan makanan organik dan diberi makan rumput organik selama setidaknya 120 hari. Sapi-sapi ini biasanya juga bebas dari berbagai jenis hormon pertumbuhan sintetik dan antibiotika. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012, susu sapi organik organik mengandung lebih banyak protein dan asam lemak omega 3 dibandingkan susu sapi biasa.   Susu Full Cream vs Susu Skim Sekarang ini, para ahli menganjurkan agar setiap orang mengkonsumsi 3 gelas susu skim (susu bebas lemak) atau susu rendah lemak setiap harinya. Hal ini bertujuan untk menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi dan membatasi jumlah lemak jenuh di dalam makanan yang dikonsumsi. Segelas susu skim mengandung sekitar 85 kalori, 8 gram protein, dan bebas lemak. Sementara itu, segelas susu full cream mengandung sekitar 150 kalori, 8 gram protein, dan 8 gram lemak.   Susu Kedelai Jika Anda menderita intoleransi laktosa, alergi terhadap susu sapi, atau tidak ingin mengkonsumsi produk hewani; maka susu kedelai biasanya merupakan pengganti yang cukup baik. Sebagian besar susu kedelai yang dijual di pasaran telah diperkaya oleh kalsium, vitamin A, vitamin D, dan vitamin B12. Jadi, kandungan nutrisinya pun hampir sama dengan susu sapi. Susu kedelai juga mengandung lebih sedikit lemak, bebas kolesterol, dan mengandung lebih banyak protein dibandingan susu yang berasal dari produk nabati lainnya. Segelas susu kedelai mengandung 7 gram protein.   Intinya adalah tidak ada 1 jenis susu yang cocok bagi semua orang. Tergantung pada gaya hidup dan kesukaannya, setiap orang memiliki susu favoritnya masing-masing. Baca label susu Anda sebelum membelinya untuk mengetahui apa saja kandungan nutrisi di dalamnya.   Sumber: www.dokter.id    
24 July 2017 | 12:00
Tips Untuk Mempercepat Hilangnya Memar…
Bingung mengapa kulit Anda mudah sekali memar? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat menyebabkan timbulnya memar pada kulit Anda dan bagaimana cara mengatasinya. Apa yang Membuat Kulit Anda Memar? Kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat kecil, yang berfungsi untuk mengantarkan berbagai nutrisi di dalam darah ke jaringan di sekitarnya. Berbagai perubahan pada pembuluh darah kapiler ini dapat menyebabkan terbentuknya memar. Karena pembuluh darah kapiler hanya dilindungi oleh kolagen dan kulit, maka berbagai hal yang menyebabkan kulit menipis atau jaringan kolagen berkurang atau dinding pembuluh darah kapiler melemah (dan akhirnya pecah), akan meningkatkan resiko terbentuknya memar. Beberapa bagian tubuh, misalnya tulang kering, memiliki bantalan kulit yang lebih sedikit, yang akan membuatnya lebih mudah mengalami memar. Hal lainnya yang juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami memar adalah kekurangan vitamin. Dua jenis vitamin yang Anda butuhkan untuk mencegah terjadinya memar adalah vitamin C dan vitamin K. kekurangan kedua vitamin tersebut akan membuat proses pembekuan darah Anda menjadi abnormal. Selain itu, sejumlah orang memang lebih mudah mengalami memar, misalnya karena orang tersebut memiliki kulit yang pucat. Hal ini akan membuat pembuluh darah di bawah kulit tampak lebih jelas, yang walaupun tidak menyebabkan orang tersebut lebih mudah memar, tetapi akan membuat memar lebih mudah terlihat. Bagaimana Cara Mempercepat Penyembuhan Memar? Jika memar Anda mengalami perubahan warna, maka hal ini merupakan pertanda baik. Memar akan mengalami perubahan warna, mulai dari ungu kemerahan kemudian berubah menjadi kuning kehijauan lalu cokelat keemasan dan akhirnya menghilang. Akan tetapi, hal ini akan berlangsung cukup lama. Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan memar ini. Sekarang ini, telah tersedia beberapa jenis salep yang berisi obat pengencer darah yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan memar. Bila Anda menderita kekurangan vitamin, maka mengkonsumsi cukup vitamin C dan K, baik melalui makanan atau suplemen juga dapat membantu mencegah terbentuknya memar berulang. Walaupun terdengar cukup aneh, tampaknya mengkonsumsi banyak buah nanas juga dapat membantu mempercepat penyembuhan memar. Hal ini dikarenakan buah nanas mengandung sejenis enzim yang dikenal dengan nama bromelain, yang diketahui dapat membantu mengurangi bengkak. Selain itu, kompres dingin pada memar dalam waktu 24 jam juga dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri.   Sumber: www.dokter.id
Tangerang
Jakarta Selatan