FIND A DOCTOR
16 October 2019 | 17:00
Mayapada Hospital Jakarta Selatan Tower 2 Resmi Beroperasi
Mayapada Healthcare Group (MHG) menggelar grand opening Mayapada Hospital Jakarta Selatan Tower 2 (MHJS Tower 2) yang berlokasi di Jalan Lebak Bulus 1 Kav.29, Rabu, 16 Oktober 2019. MHJS Tower 2 dibangun 16 lantai dengan kapasitas kurang lebih 200 tempat tidur. Pembangunan MHJS Tower 2 ini untuk melengkapi dan menjawab kebutuhan pasien yang berada di area Jakarta Selatan dan sekitarnya. Di waktu yang sama, MHG juga meresmikan instalasi onkologi radiasi yang memberikan pelayanan radiotherapy menggunakan mesin berteknologi mutakhir buatan Inggris (UK), khusus pengobatan kanker. Ki - Ka: Jonathan Tahir (Group CEO Mayapada Healthcare),  Drs.H. Isnawa Adji, M.AP (Wakil Walikota Jakarta Selatan), Dr. Benny H Tumbelaka Sp.OT, M.Kes, MARS (Direktur Rumah Sakit Mayapada Jakarta Selatan),  Prof.DR.Dr. Satyanegara Sp.BS, dr. Daniel Tjen Sp.S (Chief Medical Officer Mayapada Healthcare), dr. Vincentius Simeon Weo Budhyanto (Perwakilan IDI)   MHG bekerjasama dengan CHC Group dari Taiwan, yakni konsultan onkologi radiasi yang memberikan pelayanan Radiotherapy, mulai dari sistem navigasi hingga perencanaan servis untuk melayani pasien yang membutuhkan kelengkapan pengobatan kanker selain operasi dan kemoterapi. Radiotherapy LINAC tipe Versa HD yang dimiliki Mayapada Hospital merupakan jenis mesin radiotherapy paling mutakhir serta mempunyai 3 keunggulan penting. Pertama; tingkat keakuratan tinggi. Kedua; proses tindakan cepat. Dan ketiga; tidak menimbulkan rasa sakit bagi pasien yang sedang menjalani pengobatan. Di Jakarta dan Jawa, Mayapada Hospital merupakan rumah sakit pertama yang memiliki fasilitas Radiotherapy tipe Versa HD. "Kami harapkan Mayapada Hospital Jakarta Selatan dapat menjadi one stop service pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan lengkap dan unggul dalam kualitasnya," ujar Jonathan Tahir, Group CEO Mayapada Healthcare. Kiri - Kanan: Drs.H. Isnawa Adji, M.AP (Wakil Walikota Jakarta Selatan),  dr. Daniel Tjen Sp.S (Chief Medical Officer Mayapada Healthcare), Michael Lee (Vice President CHC Group Taiwan),  Jonathan Tahir (Group CEO Mayapada Healthcare) sedang meresmikan Radiotherapy LINAC Versa HD   Informasi Tambahan
Mayapada Healthcare adalah salah satu pilar bisnis dalam Mayapada Group yang didirikan oleh Dato' Sri Prof. DR. Tahir pada 1986. MHG menaungi 3 rumah sakit dan 6 klinik yaitu Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Mayapada Hospital Tangerang, dan BMC Mayapada Hospital Bogor.   Mayapada Hospital telah terakreditasi lulus PARIPURNA oleh KARS versi 2018 dan mendapatkan penghargaan BKKBN, telah mengoperasikan 11 (sebelas) Center of Excellence yaitu : Neuroscience Center, Uro-Nephrology Center, Cardiocascular Center, Gastrohepatology Center, Oncology Center, Orthopedic Center, Obstetrics & Gynecology Center, Iimmunology & Pulmonology and Internal Medicine Center, Pediatric Center, Polyclinic 1 (Dermato Aesthetic Center) & Polyclinic 2 (Spesialis Mata, THT, Gizi Klinik, Andrologi, Kesehatan Jiwa).  
10 October 2019 | 11:00
4 Langkah Mengasah Kemampuan Otak agar Tidak Pikun
Pernahkah kamu sadar, makin bertambah usia, makin pula kita mudah lupa? Memang, secara alami, otak kita akan mulai berkurang kemampuan daya ingatnya pada usia 20. Meski begitu, kita bisa mencegah hal itu agar tidak terjadi secara dini. Berikut langkah - langkahnya: 1. Sarapan Roti Tawar Gandum
Agar berfungsi optimal, otak butuh gula dari karbohidrat, kata profesor psikologi di Tufts University, AS, Robin Kanarek, PhD. Saran: Sarapan dengan muffin gandum atau setangkup roti tawar dengan telur mata sapi dan segelas jus beri.

2. Berolahraga
Studi yang hasilnya ditulis di Neurobiology of Learning and Memory menemukan, kita akan belajar mengingat kosa kata 20 persen lebih cepat setelah melakukan olahraga dengan level menengah ketimbang yang low-impact. Saran: Ikuti kelas kickboxing, thai boxing, atau body combat. Artikel Pilihan
Anak Sering Melepeh Makanan, Begini Cara Mengatasinya!
Cara Memperlancar ASI

3. Berinternet saat Istirahat Makan Siang
Menurut studi dari University of California, Los Angeles, meluangkan waktu sejam untuk mencari sesuatu yang menarik hati di internet dapat menstimulasi bagian otak yang berkaitan dengan memori jangka pendek. Saran: Carilah barang-barang yang ingin Anda beli atau mencari lokasi-lokasi menarik untuk liburan. 4. Gosok Gigi atau Flossing Sebelum Tidur
Gigi yang tidak bersih bisa memicu radang gusi dan mudah mengundang bakteri penyakit masuk ke dalam aliran darah. Jonathan B. Levine, DMD, profesor tamu di New York University dan penulis buku Smile! mengatakan, sekali mencemari aliran darah, bakteri tersebut dapat menyebabkan radang di seluruh tubuh, termasuk otak—yang akan menyebabkan terjadinya disfungsi kognitif. Saran: Gosok gigi atau flossing setidaknya dua kali sehari, pagi setelah makan dan malam sebelum tidur. Informasi kesehatan lain bisa kamu baca di Instagram @mayapadahospital
23 September 2019 | 10:30
Pertolongan Pertama Luka Bakar, Hindari Pengolesan Odol
Sebaiknya pertolongan pertama luka bakar yang mesti dilakukan adalah dengan menutup area luka menggunakan kain yang dikasih air.   MayapadaHospital.com - Ada mitos beredar, pertolongan pertama luka bakar adalah dengan cara mengoleskan odol. Apakah pengobatan itu sudah tepat? Menurut dr. Gita Saraswati dari Mayapada Hospital, pengolesan odol atau pasta gigi pada bagian tubuh yang mengalami luka bakar sebenarnya hanya untuk mencari efek dinginnya saja. "Nggak salah dan benar," ujarnya. Sebaiknya, pertolongan pertama yang mesti dilakukan di bagian luka bakar adalah dengan menutup area luka menggunakan kain atau bahan tipis yang dikasih air. "Karena prinsipnya kita mendinginkan," kata Gita. Pengompresan air pada area luka dilakukan sebelum yang bersangkutan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Nantinya dokter akan menilai derajat luka bakar yang dialami pasien. Tindakan perawatan tergantung derajat luka bakarnya. Baca juga: Pertolongan Pertama Jika Seseorang Tersedak Terdapat tiga golongan luka bakar berdasarkan kedalamannya: Luka bakar superfisial (derajat satu)
Biasanya luka bakar ini ditandai dengan rasa nyeri, kemerahan, dan (terkadang) membengkak. Luka bakar ini hanya meliputi lapisan kulit paling atas (lapisan epidermis). Luka bakar derajat dua
Luka bakar ini biasanya ditandai dengan kemunculan gelembung – gelembung pada kulit yang berisi cairan. Tanda lainnya, ada pembengkakan, kulit berwarna kemerahan atau bisa juga menjadi putih, rusak, dan kulit lembab. Luka bakar ini merusak lapisan kulit paling luar dan menggangu lapisan kulit bawahnya. Tingkatan luka bakar ini merupakan jenis yang paling sakit. Luka bakar derajat tiga
Luka bakar ini adalah luka bakar yang paling berat, tidak terbatas. Biasanya ditandai dengan kulit menjadi kering, pucat atau bahkan putih. Bisa juga kulit menjadi gosong dan hitam.

Lapisan kulit pada luka bakar ini bisa sampai tulang dan organ dalam tubuh. Bedanya dengan luka bakar derajat satu dan dua, luka bakar derajat tiga tidak menimbulkan nyeri. Apabila seseorang hanya terkena percikan minyak goreng ketika memasak, menurut dr.Gita Saraswati, cukup dikompres dengan air biasa. Bisa juga dioleskan petroleum jelly. Jika luka bakarnya tidak terlalu parah, namun menimbulkan rasa nyeri, Gita menambahkan "nggak masalah mengonsumsi anti nyeri."   Setidaknya terdapat 4 penyebab luka bakar: panas (suhu di atas 60 derajat celcius), listrik (listrik rumah tangga), kimia (soda api), dan radiasi (sinar ultraviolet dan bahan radio aktif). Selalu waspada ya terhadap benda – benda yang menimbulkan panas!   Informasi seputar kesehatan lain bisa Anda baca di Instagram @mayapadahospital
19 September 2019 | 15:25
Anak Sering Melepeh Makanan, Begini Cara Mengatasinya!
Bila diketahui alasan anak melepeh makanan karena giginya sedang sakit atau sariawan, Anda harus mengatasi terlebih dahulu rasa nyeri yang dialami anak. MayapadaHospital.com - Ketika sudah waktunya makan, seorang ibu muda bergegas menyiapkan menu makan untuk anak batita-nya (berusia di bawah tiga tahun). Si ibu mendekati anaknya yang berusia 17 bulan. Malang, setelah bersusah payah menyuapi bubur, makanan itu selalu dilepeh sang anak. Menanggapi ilustrasi itu, menurut dr.Herlina, Sp.A, dokter spesialis anak dari Mayapada Hospital, anak berusia 17 bulan seharusnya sudah diberikan makanan dengan rasa. Kebiasaan anak melepeh makanan biasanya mulai hilang ketika anak berusia 6 bulan. Baru pada umur 9 bulan, kebiasaan itu benar-benar hilang. Namun apabila masih ada anak 1 tahun yang masih suka melepeh makanan, menurut Herlina, ada faktor lain seperti masalah psikologis. "Bisa jadi trauma," ujar Herlina. "Ada yang memaksa dia makan. Atau bisa juga si anak sedang tumbuh gigi, lalu sariawan." Baca juga: Jangan Memaksa Anak Menghabiskan Makanannya Bila diketahui alasan anak melepeh makanan karena giginya sedang sakit atau sariawan, Anda harus mengatasi terlebih dahulu rasa nyeri yang dialami anak. Kalau karena trauma, Anda perlu menciptakan memori baru kepada anak bahwa proses makan itu menyenangkan. Alasan lain, bisa saja terjadi karena anak di saat usia 1 tahun sudah diberi makanan dengan rasa. Sehingga begitu mulut dan lidahnya menerima makanan tanpa perasa, ia merespon ketidaksukaan, lalu melepehnya. "Ibaratnya kita kecolongan, karena anak dikenalin makanan lain yang lebih enak,"  kata Herlina, yang berpraktek di Mayapada Hospital Jakarta Selatan. "Untuk anak di bawah 3 tahun, sebetulnya anak punya persepsi di otak bahwa makanan dia, ya itu aja," ujarnya. Masukan lain mengenai masalah ini, sempat diutarakan Fitri Lutfianah, ibu anak satu berusia 3 tahun di forum media online Mother and Baby Indonesia. Fitri menyarankan, menjelang waktu makan, hindari memberikan anak cemilan yang mengenyangkan. "Seperti biskuit, cokelat, atau roti," ujarnya. Perhatikan rasa makanan si anak. Coba cicipi terlebih dahulu makanan anak. Karena anak akan makan lebih lahap jika rasa makanannya enak. Hal ini sama dengan orang dewasa. Anda bisa menambahkan perasa manis atau asin ke makanan jika anak sudah berusia 1 tahun. Bisa juga menciptakan suasana makanan yang seru dan menyenangkan, seperti menyuapi sambil menonton film kesukaannya. Selamat mencoba ya! Informasi lain seputar kesehatan bisa Anda dapatkan di Instagram kami @mayapadahospital
CLIENT TESTIMONIAL
Tangerang
(021)5578-1888
Jakarta Selatan
(021)2921-7777
Bogor
(0251)830-7900