Anak Sulit Belajar? Pentingnya Skrining Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
Anak sulit belajar tidak selalu berarti kurang pintar. Skrining tumbuh kembang dan neurobehavior membantu mendeteksi gangguan belajar sejak dini agar anak mendapat intervensi yang tepat dan berkembang optimal.
Anak Sulit Belajar? Bukan Berarti Kurang Pintar! Ini Pentingnya Skrining Tumbuh Kembang Anak
Setiap anak memiliki potensi dan cara belajar yang unik. Namun, ketika anak mengalami kesulitan belajar, banyak orang tua langsung khawatir atau menganggap anak kurang pintar.
Padahal, kondisi ini bisa berkaitan dengan tumbuh kembang dan fungsi neurobehavior anak yang perlu dipahami sejak dini melalui skrining yang tepat.
Apa Itu Skrining Tumbuh Kembang Anak?
Skrining tumbuh kembang anak adalah proses penilaian untuk memantau perkembangan anak secara menyeluruh, meliputi kemampuan motorik, bicara dan bahasa, kognitif, serta sosial-emosional.
Skrining ini bertujuan mendeteksi potensi keterlambatan atau gangguan perkembangan sejak awal.
“Dengan skrining, potensi keterlambatan dapat dikenali lebih cepat dan ditangani melalui intervensi serta stimulasi yang sesuai. Idealnya dilakukan sejak usia dini dan secara berkala, termasuk pada anak yang tampak sehat,” dr. Eddy Fadlyana, Sp.A(K), M.Kes, Dokter Spesialis Anak Subspesialis Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial dari Mayapada Hospital Bandung (MHBD).
Mengapa Skrining Perlu Dilakukan Sejak Dini?
Usia dini merupakan fase krusial perkembangan otak anak yang sangat memengaruhi kemampuan belajar, perilaku, dan interaksi sosial di masa depan. Tanpa skrining, gangguan perkembangan sering baru disadari saat anak masuk usia sekolah.
“Tanpa skrining, gangguan perkembangan sering terlambat terdeteksi dan berdampak pada kesiapan belajar, kemampuan sosial, serta kepercayaan diri anak,” Dr. dr. Rodman Tarigan Girsang, Sp.A(K), M.Kes, Dokter Spesialis Anak Subspesialis Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial dari Mayapada Hospital Bandung (MHBD).
Deteksi dini memungkinkan intervensi yang lebih efektif dan hasil perkembangan yang lebih optimal.
Anak Sulit Belajar, Apa Penyebabnya?
Kesulitan belajar tidak selalu berkaitan dengan kecerdasan. Salah satu penyebabnya adalah gangguan belajar, seperti:
-
Disleksia (kesulitan membaca)
-
Disgrafia (kesulitan menulis)
-
Diskalkulia (kesulitan berhitung)
“Gangguan belajar dialami sekitar 5–15 persen anak usia sekolah dan sering disalahartikan sebagai kurang disiplin belajar. Padahal, ini berkaitan dengan cara kerja otak dalam memproses informasi,” dr. Burhan, Sp.A, Subsp. Neuro (K), Dokter Spesialis Anak Subspesialis Neurologi dari Mayapada Hospital Bandung (MHBD).
Dengan pendekatan yang sesuai fungsi neurobehavior, anak tetap dapat belajar dan berkembang optimal.
Kapan Orang Tua Perlu Melakukan Skrining?
Skrining dianjurkan:
-
Sejak usia dini dan dilakukan secara berkala
-
Saat anak tampak mengalami keterlambatan bicara, motorik, atau sosial
-
Ketika anak mengalami kesulitan belajar, konsentrasi, atau perilaku
Deteksi bukan bentuk kekhawatiran berlebihan, melainkan langkah preventif untuk masa depan anak.
Layanan Skrining dan Tumbuh Kembang Anak di Mayapada Hospital Bandung
Mayapada Hospital Bandung menghadirkan Klinik Tumbuh Kembang Anak dan Klinik Neurobehavior sebagai one-stop solution untuk Ayah dan Bunda. Layanan ini mencakup:
-
Deteksi dini dan asesmen komprehensif
-
Terapi Okupasi, Terapi Wicara, Terapi Sensori Integrasi
-
Fisioterapi Anak
-
Psikotes, Tes Minat & Bakat, Tes Kesiapan Sekolah
-
Konseling pola asuh dan keluarga
Seluruh layanan didukung tim dokter multidisiplin, tenaga profesional berpengalaman, serta fasilitas modern.
“Kami menghadirkan layanan terintegrasi dan mudah diakses untuk menjawab tantangan tumbuh kembang anak dengan pendekatan holistik dan berpusat pada pasien,” dr. Irwan Susanto Hermawan, MM, Hospital Director Mayapada Hospital Bandung.
Mengapa Intervensi Dini Itu Penting?
Intervensi sejak dini membantu anak:
-
Mengembangkan potensi sesuai kemampuannya
-
Lebih percaya diri secara emosional dan sosial
-
Siap menghadapi proses belajar di sekolah
Dengan dukungan yang tepat, anak dapat mencapai prestasi sesuai potensinya.
Ayah & Bunda, jika anak terlihat kesulitan belajar, mari konsultasikan lebih awal di Klinik Tumbuh Kembang Mayapada Hospital Bandung. Deteksi dini hari ini, masa depan anak lebih percaya diri.
Informasi dan Akses Layanan
- Call Center 150770 atau WhatsApp 0817 17 150770
- Aplikasi MyCare – dengan fitur: Health Articles & Tips, Personal Health Monitoring terintegrasi dengan Health Access dan Google Fit, yang memantau langkah harian, kalori, detak jantung, hingga BMI
Ditinjau langsung oleh:
dr. Eddy Fadlyana, Sp.A(K), M.Kes
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial
Mayapada Hospital Bandung (MHBD)
Dr. dr. Rodman Tarigan Girsang, Sp.A(K), M.Kes
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial
Mayapada Hospital Bandung (MHBD)
dr. Burhan, Sp.A, Subsp. Neuro (K)
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Neurologi
Mayapada Hospital Bandung (MHBD)
Selanjutnya: Pertanyaan untuk PET-CT dan SPECT-CT: Fungsi, Keamanan, dan Prosedur
Klinik Tumbuh Kembang Anak dan Klinik Neurobehavior
Mayapada Hospital Bandung (MHBD)
Jl. Terusan Buah Batu No.5
Batununggal, Kec. Bandung Kidul,
Kota Bandung, Jawa Barat 40266
(Google Maps)
tags :
Pediatric Center Spesialis Anak Kesehatan Anak Ibu Dan Anak Tumbuh Kembang Anak Klinik Tumbuh Kembang Anak Mayapada Hospital Bandung