Bahaya Gumpalan Pembuluh Darah di Kaki (Deep Vein Thrombosis)

...

Gumpalan pembuluh darah atau secara medis dikenal sebagai Deep Vein Thrombosis (DVT) adalah kondisi serius di mana gumpalan darah (trombus) terbentuk pada pembuluh vena dalam, umumnya di area kaki. Jika tidak segera ditangani, gumpalan ini bisa lepas dan menyumbat paru-paru (emboli paru), yang berakibat fatal.

Mengapa Gumpalan Pembuluh Darah Bisa Terbentuk?

Kondisi ini sering terjadi saat seseorang diam dalam waktu lama, misalnya selama perjalanan jauh di pesawat atau mobil, serta setelah menjalani operasi besar Dr. dr. Dono Antono, , Sp.PD-KKV, FINASIM, FICA, Konsultan Kardiovaskular dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan:

"Kaki bengkak akibat DVT harus segera diperiksa dan dicari lokasi sumbatannya dengan pemeriksaan USG Doppler dan pemeriksaan laboratorium, lalu diberikan terapi sesuai dengan kondisi pasien," ujar Dr. dr. Dono Antono, Sp.PD, KKV, Dokter Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Kardiovaskular dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS).

Gejala Gumpalan Pembuluh Darah (DVT) yang Harus Diwaspadai

Banyak orang mengira kaki bengkak adalah kelelahan biasa. Namun, waspadai ciri-ciri berikut:

  • Pembengkakan pada salah satu kaki (jarang pada kedua kaki)
  • Nyeri di kaki
  • Nyeri sering dimulai di betis dan bisa terasa seperti kram
  • Kulit merah atau berubah warna pada kaki
  • Terasa hangat di kaki yang terkena

Faktor risiko dan Pencegahan Gumpalan Pembuluh Darah (DVT)

  • Duduk dalam waktu lama, seperti saat dalam perjalanan, mengemudi atau terbang
  • Istirahat di tempat tidur yang lama, seperti saat rawat inap lama, atau karena kelumpuhan
  • Cedera pada pembuluh darah atau pasca operasi akan meningkatkan risiko pembekuan darah
  • Kehamilan
  • Penggunaan Pil KB (kontrasepsi oral) atau terapi penggantian hormon
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Merokok
  • Kanker
  • Mengalami gagal jantung
  • Riwayat keluarga dengan DVT

Cara Mencegah: Lakukan olahraga rutin, hindari duduk diam terlalu lama saat bepergian, dan jaga berat badan ideal untuk memastikan aliran darah tetap lancar.

Komplikasi Gumpalan Pembuluh Darah (DVT)

  • Emboli paru (PE)
  • Sindrom pascaflebitis
  • Komplikasi pengobatan

Kapan harus ke dokter?

Jika mengalami gejala DVT, segera periksakan kondisi Anda ke dokter. Segera ke IGD jika mengalami gejala emboli paru, seperti:

  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Rasa tidak nyaman saat menrik napas dalam-dalam atau saat batuk
  • Denyut nadi cepat
  • Napas cepat
  • Batuk berdarah

Layanan Cardiovascular Center Mayapada Hospital

Cardiovascular Center Mayapada Hospital menangani kasus jantung kompleks seperti CABG minimal invasif, TEVAR, hingga bedah jantung bawaan, dengan layanan terintegrasi dan komprehensif melalui 

  • Emergency 24/7 150990
  • Call Center 150770
  • WhatsApp 0817 17 150770 (Chat Only)
  • Booking via Aplikasi MyCare

Selanjutnya: Aritmia Jantung: Mengenal Gejala, Penyebab, dan Penanganan Komprehensif

Artikel ditinjau oleh:

Dr. dr. Dono Antono, , Sp.PD-KKV, FINASIM, FICA
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Konsultan Kardiovaskular
Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS)

Lihat jadwal praktik di sini

Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS)
Jl. Lebak Bulus 1 Kav. 29
Cilandak - Jakarta Selatan
DKI Jakarta
Google Maps

tags :

Cardiovascular Center Dokter Spesialis Jantung Dan Pembuluh Darah Gumpalan Pembuluh Darah Mayapada Hospital Jakarta Selatan