Medical Check Up Jantung: Cegah Serangan Jantung Sedini Mungkin

...

Medical Check Up (MCU) Jantung membantu mendeteksi risiko serangan jantung dan penyumbatan pembuluh darah sejak dini. Pemeriksaan jantung dapat berupa pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG) dan treadmill hingga yang lebih advance seperti CT scan jantung sesuai faktor risiko pasien.

Jantung adalah organ vital yang berperan penting dalam kehidupan. Meski terasa sehat, Medical Check Up (MCU) Jantung tetap perlu dilakukan secara berkala, minimal satu tahun sekali. Tujuan pemeriksaan ini untuk mencegah risiko serangan jantung mendadak.

Serangan jantung sendiri sering datang tanpa gejala jelas. Banyak kasus tidak tertolong karena terlambat ditangani atau kondisi jantung sudah cukup parah. Sampai saat ini, penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia.

Siapa yang Perlu Medical Check Up Jantung?
MCU jantung dianjurkan bagi:

  • Individu dengan riwayat keluarga penyakit jantung
  • Penderita hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi
  • Perokok (Termasuk rokok elektrik)
  • Individu dengan gaya hidup sedentari (Kurang aktivitas fisik)
  • Mereka yang merasa sehat, namun butuh tindakan preventif

Menurut dr. Rosmarini Hapsari, Sp.JP, FIHA (dr. Ririn), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Mayapada Hospital Tangerang (MHTG), "Jenis pemeriksaan jantung disesuaikan dengan kebutuhannya. Tidak ada patokan khusus yang mengharuskan usia sekian mesti tes jenis A atau B." 

Baca juga: Medical Check Up Wanita: Manfaat, Jenis Pemeriksaan, & Harga MCU Terbaru

Apa Saja Jenis Medical Check Up Jantung? 

MCU Jantung Basic
Umumnya meliputi:

  • Pemeriksaan darah lengkap
  • ​​​​​​​Gula darah puasa & 2 jam setelah makan
  • HbA1c
  • Apolipoprotein B (Apo B)
  • Ureum & kreatinin
  • Kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida
  • Tes treadmill
  • Elektrokardiogram (EKG) oleh Dokter Spesialis Jantung

Tes EKG dan treadmill membantu menilai respons jantung saat aktivitas fisik. MCU basic dapat dilakukan setahun sekali pada individu dengan risiko rendah.

“Kalau memang faktor risiko penyakit jantungnya kecil, misal pola hidupnya sudah sehat, cukup lakukan MCU jantung basic,” ujar dr. Rosmarini.

MCU Jantung Advance
Bila ditemukan gangguan atau faktor risiko penyakit jantung tinggi, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lanjutan seperti:

  • CT Scan jantung
  • ​​​​​​​Tes darah CRP
  • Tes NT-proBNP
  • Holter monitoring 24 jam

Pemeriksaan ini membantu mendeteksi plak pembuluh darah, gangguan irama jantung, hingga risiko gagal jantung.

dr. Rosmarini mengatakan, “Namun kalau ditemukan adanya gangguan pada jantung, mulai ada plak di pembuluh darah, faktor risikonya tinggi, barulah dilanjutkan pemeriksaan advance atau lebih lengkap lagi, sekaligus diarahkan untuk pengobatannya.”

Kapan Harus Melakukan MCU Jantung? 

  • Minimal 1 tahun sekali
  • ​​​​​​​Lebih sering bila memiliki faktor risiko tinggi penyakit jantung
  • Saat muncul gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau jantung berdebar

Deteksi dini meningkatkan peluang pencegahan komplikasi serius.

Di Mana Bisa Melakukan MCU Jantung? 

Layanan Medical Check Up Jantung tersedia di Mayapada Hospital dengan dukungan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah berpengalaman serta fasilitas diagnostik lengkap. Di Surabaya, Anda bisa menjalani pemeriksaan jantung di Heart & Vascular Center yang ada di Mayapada Hospital Surabaya (MHSB).

Artikel ditinjau oleh:

dr. Rosmarini Hapsari, Sp.JP, FIHA
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Mayapada Hospital Tangerang (MHTG)

Semua informasi paket Medical Check Up dan skrining bisa lihat di sini

tags :

Spesialis Jantung Dan Pembuluh Darah Cardiovascular Center Penyakit Jantung Koroner Ekg Medical Check Up Mcu Cabg