Dada Terasa Sesak & Mudah Lelah? Waspadai Gejala Aritmia Jantung

...

Banyak orang menganggap mudah lelah atau dada terasa sesak saat aktivitas ringan adalah hal wajar karena faktor usia atau kurang olahraga. Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi alarm adanya masalah pada struktur jantung yang berpotensi berkembang menjadi aritmia jantung (gangguan irama jantung).

dr. Rerdin Julario, Sp.JP, Subsp.Ar (K), FIHA, FAsCC, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia di Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), menjelaskan bahwa gangguan struktur jantung terjadi ketika bagian fisik jantung tidak bekerja optimal dalam memompa darah.

“Kelainan struktur jantung dapat berupa katup yang bocor atau menyempit, dinding jantung menebal atau melemah, hingga ruang jantung membesar. Penurunan kemampuan pompa membuat suplai oksigen ke jaringan berkurang sehingga pasien mulai merasakan keluhan saat beraktivitas. Kondisi ini sering dianggap kelelahan biasa sehingga pemeriksaan jantung baru dilakukan setelah gejala bertambah.”

Gejala Aritmia yang Perlu Diwaspadai

Seiring berjalannya waktu, beban kerja jantung yang tidak stabil dapat memicu kemunculan gejala aritmia, seperti:

  • mudah lelah saat aktivitas
  • sesak napas
  • jantung berdebar
  • pembengkakan pada kaki

Menurut dr. Rerdin:

“Bila tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi gagal jantung maupun gangguan irama jantung (aritmia).”

Baca juga: Aritmia Jantung: Mengenal Gejala, Penyebab, dan Penanganan Komprehensif

Mengapa Deteksi Dini Penting?

Karena keluhannya sering tidak khas, banyak orang tidak menyadari perlunya pemeriksaan sejak awal. Deteksi dini membantu mencegah kondisi berkembang menjadi gagal jantung atau aritmia jantung yang lebih serius.

Bagaimana Cara Mendeteksi Gangguan Jantung?

Salah satu pemeriksaan penting untuk menilai struktur sekaligus fungsi jantung adalah ekokardiografi.

“Melalui pemeriksaan ekokardiografi, dokter dapat melihat kondisi katup, ukuran ruang jantung, dan kekuatan pompa jantung secara menyeluruh, bahkan sebelum muncul gejala berat,” ujar dr. Samuel.

Pemeriksaan ini membantu dokter menentukan kondisi jantung secara lebih akurat dan merencanakan penanganan yang tepat.

Siapa yang Perlu Melakukan Pemeriksaan?

Pemeriksaan jantung dianjurkan bagi individu dengan faktor risiko berikut:

  • tekanan darah tinggi
  • kolesterol tinggi
  • diabetes
  • kebiasaan merokok
  • riwayat penyakit jantung dalam keluarga
  • usia di atas 40 tahun

Namun keluhan jantung pada usia muda tetap tidak boleh diabaikan.

Sebagai bagian dari komitmen menjaga kesehatan jantung masyarakat, Mayapada Hospital Surabaya melalui Heart & Vascular Center berkomitmen mendukung pencegahan hingga rehabilitasi Aritmia secara kolaboratif dan komprehensif.

Heart & Vascular Center juga memiliki layanan Cardiac Emergency didukung dokter spesialis 24 jam standby on-site yang dapat diakses via call center 150990 atau Emergency Call di MyCare, dan Chest Pain Unit untuk deteksi nyeri dada.

Selanjutnya: Free Dental Check-Up! Cek Gigi Gratis & Konsultasi Dokter Gigi di Kuningan, Jakarta Selatan

Artikel ditinjau oleh:

dr. Rerdin Julario, Sp.JP, Subsp.Ar (K), FIHA, FAsCC
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Subspesialis Aritmia
Mayapada Hospital Surabaya (MHSB)

Lihat jadwal praktik di sini

Heart & Vascular Center
Mayapada Hospital Surabaya (MHSB)

Jl. Mayjen Sungkono No.16-20 
Pakis, Sawahan, Surabaya 
Jawa Timur
Google Maps

 

tags :

Cardiovascular Center Dada Terasa Sesak Spesialis Jantung Dan Pembuluh Darah Mayapada Hospital Surabaya