Hasil Pemeriksaan Masih Abu-Abu? PET-CT dan SPECT-CT Bisa Jadi Jawaban
Masih cemas karena keluhan belum jelas, sementara hasil pemeriksaan belum memberi jawaban pasti? Banyak pasien mengalami kebingungan saat gejala terus terasa, diagnosis berbeda-beda, atau rencana pengobatan belum menunjukkan arah yang jelas.
Kondisi ini lebih sering terjadi dari yang disadari dan PET Scan (PET-CT) serta SPECT-CT hadir sebagai solusi pencitraan yang lebih akurat dan menyeluruh.
Apa itu PET-CT dan SPECT-CT?
dr. Lim Andreas, Sp.KN-TM, Subsp. Onk. (K), FANMB, Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menjelaskan keunggulan utama kedua teknologi ini:
“Pemeriksaan PET-CT dan SPECT-CT memberikan informasi penting mengenai aktivitas penyakit pada tingkat sel, sehingga membantu dokter menentukan diagnosis, stadium kanker, hingga memantau efektivitas terapi secara lebih akurat.”
Berbeda dengan pemeriksaan lainnya yang melihat struktur anatomi, PET-CT dan SPECT-CT melihat aktivitasi sel dan jaringan memberikan gambaran yang jauh lebih detail untuk pengambilan keputusan klinis dengan teknologi pencitraan canggih.
Kapan PET-CT (PET Scan) Dibutuhkan?
PET-CT (PET Scan) direkomendasikan dalam empat kondisi utama:
- Kecurigaan kanker
Saat terdapat kecurigaan kanker berdasarkan gejala klinis atau hasil laboratorium, PET-CT (PET Scan) mendeteksi aktivitas metabolik sel yang mencurigakan, yang biasanya lebih tinggi dibanding sel normal. - Penentuan Stadium (Staging)
Menilai penyebaran sel kanker ke kelenjar getah bening maupun organ lain, sebagai dasar menentukan strategi terapi: operasi, kemoterapi, radioterapi, atau terapi target. - Evaluasi Pascaterapi
dr. Lim Andreas menjelaskan:
“Melalui pemeriksaan tersebut, efektivitas pascaterapi juga dapat dinilai melalui perubahan aktivitas sel kanker setelah pengobatan, sekaligus mendeteksi kemungkinan kekambuhan sejak dini. Hasil ini membantu dokter menentukan apakah terapi masih efektif atau perlu disesuaikan.” - Deteksi Kekambuhan
PET-CT (PET Scan) dapat mendeteksi tanda kekambuhan kanker sejak dini sebelum gejala klinis muncul.
Apa Peran SPECT-CT?
SPECT-CT melengkapi PET Scan dengan mengevaluasi fungsi organ secara menyeluruh, bukan sekadar struktur anatomis. Pemeriksaan ini membantu menilai:
- Kondisi tulang pada dugaan penyebaran kanker
- Fungsi tiroid
- Aliran darah jantung
- Fungsi ginjal
PET Scan Low Radiation di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) menghadirkan Nuclear Medicine and Molecular Imaging, dilengkapi PET-CT dan SPECT-CT dengan teknologi low radiation, paparan radiasi lebih rendah dibanding teknologi serupa di Indonesia, dan hanya dimiliki oleh sedikit rumah sakit.
Keunggulan ini krusial bagi pasien yang membutuhkan evaluasi berulang, karena meminimalkan risiko paparan radiasi jangka panjang.
Layanan ini terintegrasi penuh dengan Oncology Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan sebagai bagian dari pendekatan Comprehensive Cancer Care, didukung:
- Tumor Board, aktif untuk rencana perawatan multidisiplin
- Patient Navigator (dokter spesialis onkologi, dokter lainnya & perawat), yang mendampingi pasien dari awal hingga selesai perawatan
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pemeriksaan dan biaya PET Scan, termasuk manfaat dan prosedurnya, kunjungi halaman resmi dengan klik di sini.
Selanjutnya: Mengenal Sinus, Kupu-Kupu di Wajah yang Penting untuk Pernapasan
Nuclear Medicine and Molecular Imaging
Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS)
Jl. Lebak Bulus I Kav. 29
Cilandak Barat, Cilandak
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12430
Emergency Call 150990
(Google Maps)
tags :
Oncology Center Spesialis Kanker Pet-Ct & Spect-Ct Pet Scan Kedokteran Nuklir Terapi Nuklir Mayapada Hospital Jakarta Selatan