Kejang Demam pada Anak: Kenali Tanda Bahaya dan Kapan Harus ke IGD Anak

...

Kejang demam pada anak sering membuat orang tua panik karena terjadi mendadak. Padahal, kondisi ini cukup sering dialami anak saat demam, terutama pada usia balita.

Sebagian besar kejang demam tidak berbahaya. Namun orang tua tetap perlu tahu cara menangani dengan cepat, mengenali tanda bahaya, dan kapan harus segera membawa anak ke layanan IGD anak. 

Apa Itu Kejang Demam pada Anak?

Menurut dr. Ivena Susanti, Sp.A, Dokter Spesialis Anak di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, kejang demam adalah kejang yang muncul saat anak mengalami demam. Durasi kejang mulai dari beberapa detik hingga beberapa menit.

Kejang tidak selalu harus muncul ketika anak demam tinggi. Pada beberapa anak, demam ringan saja sudah bisa memicu kejang.

“Saat anak mengalami kejang demam, tubuh akan tampak kaku, kejang-kejang, dan bisa kehilangan kesadaran. Sebaiknya orang tua dapat mendokumentasikan bentuk kejang agar mempermudah dokter dalam menentukan penanganan,” kata dr. Ivena, yang bertugas di IGD Anak 24 Jam Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Ciri-ciri Kejang Demam yang Sering Terjadi

Saat kejang demam, anak biasanya menunjukkan gejala seperti:

  • Tubuh mendadak kaku dan kejang-kejang
  • Mata mendelik atau tatapan kosong
  • Tidak merespons panggilan
  • Bibir tampak kebiruan (pada sebagian kasus)
  • Setelah kejang, anak bisa terlihat lemas atau mengantuk

Jika memungkinkan, orang tua disarankan mencatat durasi kejang dan merekam kejadian untuk membantu dokter menganalisis kondisi anak lebih cepat.

Tanda Bahaya Kejang Demam yang Harus Diwaspadai

Dr. Ivena juga mengingatkan orang tua untuk segera mencari pertolongan medis bila muncul tanda bahaya berikut:

  • Kejang berlangsung lebih dari 10 menit
  • Anak tidak sadar setelah kejang berhenti
  • Muntah berulang
  • Leher kaku
  • Ada gangguan pernapasan atau anak tampak sesak

“Kondisi ini bisa menandakan penyakit yang lebih berat, misalnya infeksi susunan saraf pusat,” ujar dr. Ivena.

Jika orang tua melihat tanda-tanda ini, jangan menunda, karena penanganan cepat dapat mencegah kondisi memburuk.

Kapan Harus ke IGD Anak? 

Orang tua sebaiknya segera membawa anak ke layanan gawat darurat anak bila:

  • Ini adalah kejang pertama pada anak
  • Anak mengalami demam tinggi dan kejang
  • Kejang terjadi lebih dari sekali dalam sehari
  • Anak tampak sangat lemah setelah kejang
  • Muncul salah satu tanda bahaya di atas

Untuk penanganan cepat, orang tua dapat datang ke IGD Anak (Pediatric Emergency) 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) atau menghubungi nomor 150990. Tersedia juga layanan Ambulans Gratis (Radius 10 kilometer).

IGD Anak 24 Jam
Mayapada Hospital Jakarta Selatan 

Jl. Lebak Bulus I Kav. 29
Cilandak Barat, Cilandak
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12430
Emergency Call 150990
(Google Maps)

tags :

Layanan Igd Pediatric Emergency