Mengenal Gangguan Irama Jantung (Aritmia) di Usia Produktif

...

Aritmia jantung dapat terjadi pada remaja hingga dewasa muda. Aritmia merupakan kondisi yang terjadi ketika detak jantung menjadi tidak teratur, baik terlalu cepat (takikardia), terlalu lambat (bradikardia), atau bahkan tidak berirama sama sekali.

Menurut dr. Rerdin Julario, Sp.JP (K) Aritmia dari Mayapada Hospital Surabaya, aritmia terjadi karena  gangguan pada sistem kelistrikan jantung yang membuat irama jantung tidak teratur. “Normalnya, jantung manusia berdetak sekitar 60–100 kali per menit saat beristirahat,” ujarnya.

Aritmia pada usia muda dapat dipicu oleh berbagai faktor:

  1. Faktor ketidakseimbangan elektrolit seperti kalium, magnesium. Kalsium juga dapat memicu aritmia, terutama akibat dehidrasi, kurang nutrisi, atau gangguan makan.
     
  2. Kelainan jantung bawaan seperti sindrom Wolf Parkinson White (WPW) atau sindrom QT panjang (Long QT Syndrome). “Keduanya merupakan gangguan irama jantung yang menyebabkan detak jantung sangat cepat dan tidak beraturan,” kata dr. Rerdin.
     
  3. Gangguan tiroid seperti kelebihan hormon tiroid (hipertiroidisme) yang mempercepat detak jantung, serta kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme) justru memperlambat irama jantung.
     
  4. Pola hidup tidak sehat seperti kurang tidur, merokok, konsumsi alkohol, stres kronis, dan gaya hidup sedentari juga meningkatkan risiko aritmia.

“Sayangnya, aritmia sering tidak disadari karena gejalanya ringan, seperti detak jantung tidak teratur, dada berdebar, pusing, atau mudah lelah. Jika muncul keluhan, segera lakukan pemeriksaan seperti EKG untuk memastikan diagnosis dan penanganan yang tepat,” ujar dr. Rerdin, yang berpraktik di Heart & Vascular Center Surabaya, Mayapada Hospital Surabaya (MHSB).

Baca juga: Aritmia Jantung: Mengenal Gejala, Penyebab, dan Penanganan Komprehensif

Pencegahan aritmia dapat dilakukan dengan pola hidup sehat: membatasi kafein, cukup tidur, mengelola stres, menghindari obat stimulan tanpa resep, makan bergizi, dan rutin memeriksakan jantung, terutama bila ada riwayat penyakit jantung.

Melihat meningkatnya risiko gangguan jantung pada usia muda, Mayapada Hospital Surabaya mendukung pencegahan dan penanganan aritmia melalui Heart & Vascular Center dengan pendekatan kolaboratif dan komprehensif, mulai dari pencegahan hingga rehabilitasi.

Layanan Heart & Vascular Center mencangkup layanan pembuluh darah (vaskular), gangguan irama jantung (aritmia), dan kelainan struktur jantung (structural heart) seperti penyakit katup jantung, dengan pendekatan terkini.

Layanan ini juga memiliki Cardiac Advisor yang mendampingi pasien dan keluarga secara menyeluruh sejak diagnosis, perencanaan terapi, tindakan, hingga pemulihan, memastikan setiap keputusan medis dipahami dengan jelas, perawatan berjalan lancar, dan menjawab setiap keraguan pasien dengan cepat dan tepat.

Artikel ditinjau oleh:
dr. Rerdin Julario, Sp.JP (K)
Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah
Konsultan Aritmia 
Mayapada Hospital Surabaya (MHSB)

Heart & Vascular Center
Mayapada Hospital Surabaya (MHSB)

Jl. Mayjen Sungkono No.16-20 
Pakis, Sawahan, Surabaya 
Jawa Timur
Google Maps

tags :

Heart & Vascular Center Spesialis Jantung Dan Pembuluh Darah Cardiovascular Center