Nyeri Dada Sebelah Kiri? Kenali Faktor Risiko & Solusi Cepat di Mayapada Hospital
Gejala nyeri dada sebelah kiri yang terasa seperti tertekan, menjalar ke leher, rahang, atau lengan, sering kali merupakan alarm gawat darurat jantung. Jika disertai sesak napas, berdebar tanpa sebab, hingga keringat dingin, kondisi ini memerlukan penanganan medis segera guna menghindari kerusakan otot jantung yang permanen.
Sebagai langkah antisipasi, Mayapada Hospital Kuningan menyediakan layanan Chest Pain Unit yang siaga memberikan evaluasi cepat dan akurat untuk memastikan penyebab nyeri yang Anda rasakan.
Pentingnya Mengenali Faktor Risiko Nyeri Dada
dr. Amir Aziz Alkatiri, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FSCAI, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Subspesialis Kardiologi Intervensi di Mayapada Hospital Kuningan, menjelaskan bahwa deteksi dini sangat krusial, terutama bagi individu dengan kelompok risiko tertentu.
“Mereka dengan hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga sebaiknya waspada. Bahkan, orang tanpa riwayat penyakit jantung juga bisa berisiko, terutama bila memiliki gaya hidup tidak sehat seperti merokok, stres berlebihan, kurang tidur, atau sering mengonsumsi zat stimulan. Karena itu, sekalipun tidak memiliki keluhan, pemeriksaan jantung rutin tetap sangat disarankan,” jelas dr. Amir.
Baca juga: Nyeri Dada Tidak Boleh Diabaikan! Cek Gratis di Mayapada Hospital
Kasus Nyata: Nyeri Dada di Usia Muda
Risiko jantung tidak mengenal usia. Sebagai gambaran, seorang pasien berusia 29 tahun di Mayapada Hospital Kuningan sempat mengalami nyeri dada saat berolahraga ringan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya serangan jantung jenis unstable angina, yang mengharuskan tindakan pemasangan ring jantung segera untuk membuka sumbatan pembuluh darah.
Oleh karena itu, dr. Amir menegaskan bahwa setiap keluhan nyeri dada, baik nyeri dada sebelah kiri, tengah atau kanan, baik ringan maupun berat, sebaiknya segera diperiksakan secara medis tanpa menunda.
enjalani tindakan pemasangan ring untuk membuka sumbatan pada pembuluh darah jantungnya.
Oleh karena itu, dr. Novita menegaskan bahwa setiap keluhan nyeri dada, baik ringan maupun berat, sebaiknya segera diperiksakan. Layanan Chest Pain Unit Mayapada Hospital Bandung, dapat memberikan pemeriksaan awal secara GRATIS jika tidak ditemukan indikasi gangguan jantung. Sementara itu, pasien dengan indikasi penyakit jantung akan langsung ditangani sesuai protokol medis oleh dokter spesialis jantung yang siaga 24 jam.
Chest Pain Unit Mayapada Hospital
Layanan Chest Pain Unit ini tersedia di unit Mayapada Hospital yang ada di Jakarta Selatan (Lebak Bulus dan Kuningan), Tangerang, Bogor, Surabaya, Bandung, hingga Nusantara (IKN). Layanan ini terintegrasi dengan Cardiovascular Center Mayapada Hospital, yang memiliki tim spesialis dan subspesialis berpengalaman.
Di sini, pasien dapat memperoleh penanganan advanced, mulai dari ablasi jantung, operasi bypass, hingga tindakan intervensi lainnya. Akses untuk berkonsultasi, pasien dapat menghubungi call center 150770 atau melalui aplikasi MyCare.
Selain itu, Mayapada Hospital juga memiliki layanan gawat darurat jantung Cardiac Emergency, yang siaga 24 jam menangani serangan jantung dengan tindakan Primary PCI sesuai protokol internasional door-to-balloon kurang dari 90 menit. Layanan ini dapat diakses dengan mudah melalui call center 150990 atau tombol Emergency Call di aplikasi MyCare.
Selanjutnya: Nyeri Dada pada Orang Tua Bukan Keluhan Biasa, Ini Cara Menyikapinya
Artikel ini ditinjau oleh:
dr. Amir Aziz Alkatiri, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FSCAI
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Mayapada Hospital Kuningan
Mayapada Hospital Kuningan (MHKN)
Jl. H.R Rasuna Said Kav. C No.17
Karet Kuningan, Setiabudi
Jakarta Selatan, Jakarta
Google Maps
tags :
Nyeri Dada Sebelah Kiri Nyeri Dada Cardiovascular Center Spesialis Jantung Dan Pembuluh Darah Mayapada Hospital Kuningan