NEWS
23 August 2019 | 10:17
Kenali Jenis Bakteri yang Ada di Sekitarmu
MayapadaHospital.com - Berbagai jenis bakteri yang ada di sekeliling kita bisa masuk ke dalam tubuh dengan banyak cara, baik dengan kontak langsung dengan orang/benda yang terinfeksi bakteri maupun dengan cara tidak langsung seperti lewat udara. Semua penyakit yang disebabkan oleh bakteri umumnya perlu mendapat pemeriksaan yang mendalam dan penanganan yang tepat dari dokter, khususnya untuk beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri berbahaya seperti Sepsis, Meningitis, Tuberkolosis, Pielonefritis akut, dan Leptospirosis. Penyebab Infeksi Bakteri
Banyak bakteri baik yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh tubuh, namun ada juga bakteri jahat yang dapat menyebabkan penyakit. Saat masuk ke dalam tubuh, bakteri jahat ini berkembang biak dengan cepat, lalu menyebabkan infeksi bakteri terjadi. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri: Antrax, yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Penyakit Lyme, yang disebabkan oleh bakteri Borrelia burgdorferi. Demam Q, yang disebabkan oleh bakteri Coxiella burnetii. Demam reumatik, yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus tipe A. Tuberkulosis, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pneumonia, yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae atau Mycoplasma pneumoniae. Vaginosis, yang disebabkan oleh bakteri Anaerobes. Meningitis, yang dapat disebabkan oleh beragam bakteri, di antaranya Streptococcus tipe B, Neisseria meningitidis, dan Listeria monocytogenes. Gonore, yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Macam-macam Cara Penularan Bakteri: Secara langsung. Penularan bakteri dapat terjadi ketika orang yang terinfeksi bakteri bersin, batuk, ciuman, atau berhubungan seksual. Ibu hamil juga dapat menularkan bakteri ke anak dalam kandungannya melalui plasenta atau kontak dengan jalan lahir saat persalinan. Secara tidak langsung. Bakteri dapat tertinggal pada benda-benda sekitar, seperti handuk, meja, hingga gagang pintu. Bakteri yang terdapat pada benda tersebut dapat berpindah ketika benda tersebut disentuh orang lain. Melalui gigitan hewan. Misalnya pada penyakit Lyme, yang ditularkan oleh gigitan kutu. Untuk menangani infeksi bakteri, dokter akan menyesuaikan jenis antibiotik sesuai dengan gejala yang muncul, riwayat kesehatan, keparahan kondisi, dan hasil tes lab. Pemberian antibiotik ini berfungsi untuk membunuh bakteri atau memperlambat perkembangbiakannya.  Namun, kita juga dapat melakukan berbagai upaya untuk mencegah masuknya bakteri ke dalam tubuh, dengan cara rajin mencuci tangan, gunakan masker mulut saat berada di area penuh bakteri, jangan berbagi penggunaan barang pribadi (seperti handuk dan sikat gigi) dengan orang lain, hindari menyentuh mata, hidung, mulut dengan tangan kotor, dan jangan jajan sembarangan. Nah, mulai sekarang, yuk, jaga kebersihan tubuh, pola hidup, dan pola makan yang sehat agar terhindar dari infeksi bakteri! Supaya kamu nggak kelewatan informasi kesehatan lainnya, ikuti terus update kami di Instagram @mayapadahospital.
21 August 2019 | 17:54
Cara Mencegah Penuaan Dini
MayapadaHospital.com - Semakin bertambahnya usia, beban tanggung jawab pun semakin terasa banyak. Ditambah banyaknya aktivitas sehari-hari yang kita lakukan, membuat kita tidak menyadari bahwa tubuh semakin kekurangan kolagen, elastin dan protein yang dapat menjaga kekencangan tubuh. Oleh karena itu, banyak hal yang harus diperhatikan agar tubuh memperlambat proses penuaan. Baik dari segi makanan yang dikonsumsi, hingga gaya hidup. Bagi sebagian orang, melakukan pola hidup sehat adalah prioritas untuk dilakukan, hingga apa pun bisa dilakukan demi tercapainya kulit yang awet muda. Namun bagi sebagian orang, pola hidup sehat hanyalah niatan semata, mungkin karena aktivitas pekerjaan menyita banyak waktu, sehingga olahraga pun jadi sulit dilakukan.

Daripada terlihat tua di usia muda (penuaan dini), sebaiknya kita melakukan berbagai pencegahan dengan beberapa tips untuk mencegah penuaan dini berikut: 1. Konsumsi Makanan beromega-3
Kandungan omega-3 berfungsi untuk memperbaiki kinerja sel pada kulit agar bekerja lebih baik. Omega-3 dapat ditemukan pada makanan brokoli, hazelnut, telur, susu, dsb. 2. Kurangi Konsumsi Gula
Salah satu penyebab terjadinya penuaan dini adalah adanya penurunan tingkat kolagen pada kulit yang terjadi akibat kadar gula yang tinggi dalam tubuh. 3. Rutin Minum Susu
Selain harus banyak minum air putih, ternyata rutin minum susu juga dapat menghindari penuaan dini, lho! Minum susu dapat menghidrasi, melembabkan, dan mengurangi penggelapan kulit yang diakibatkan oleh proses penuaan. 4. Kurangi Mandi Air Hangat
Terlalu sering mandi dengan air hangat ternyata dapat menyebabkan kulit menjadi kering (hilang kelembapannya) dan kusam. 5. Tidur Cukup dan Berkualitas
Salah satu hal terpenting yang dapat menjaga agar tubuh dan pikiran tetap sehat dan berada dalam kondisi baik adalah tidur yang cukup dan berkualitas. Setelah tahu tips-tips cegah penuaan dini, yuk, mulai melakukan pola hidup sehat, dan ajak teman-teman kamu untuk hidup sehat juga! Agar kamu selalu terupdate informasi kesehatan, healthy lifestyle dan lainnya, follow us on Instagram: @mayapadahospital
Tangerang
(021)5578-1888
Jakarta Selatan
(021)2921-7777
Bogor
(0251)830-7900