Sering Deg-degan Setelah Ngopi atau Kurang Tidur? Bisa Jadi Palpitasi Jantung!

...

Gaya hidup modern seperti konsumsi kopi dan energy drink berlebihan, begadang sambil bermain gadget, stres, hingga kelelahan dapat berdampak pada kesehatan jantung.

Salah satu keluhan yang sering dialami anak muda adalah palpitasi, yaitu sensasi detak jantung terasa lebih cepat, lebih kuat, atau tidak beraturan.

Menurut dr. Setiawan Widodo, Sp.JP(K) Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Aritmia dari Mayapada Hospital Bandung, palpitasi pada sebagian besar anak muda biasanya bersifat sementara dan tidak berbahaya.

Hal ini sering terjadi karena banyak yang memforsir diri untuk tetap produktif baik dalam pekerjaan, perkuliahan, maupun aktivitas sosial dan digital.

Apa penyebab Palpitasi pada usia muda?

dr. Setiawan menjelaskan bahwa palpitasi dapat muncul karena beberapa faktor, antara lain:

  • stres, dehidrasi, atau olahraga berat,

  • efek samping obat tertentu seperti obat flu,

  • kelainan bawaan sistem listrik jantung,

  • kelainan otot jantung (kardiomiopati),

  • gangguan elektrolit (kekurangan kalium atau magnesium),

  • konsumsi stimulan berlebihan seperti kafein, nikotin, atau obat peningkat performa,

  • stres psikologis berat.

Meski sering dianggap ringan, palpitasi dapat menjadi tanda awal aritmia, yang bisa terjadi tidak hanya pada lansia tetapi juga pada anak muda.

Kapan Palpitasi harus diwaspadai?

Generasi muda perlu lebih peka terhadap gejala palpitasi yang disertai keluhan berikut:

  • pusing atau hampir pingsan,

  • pingsan mendadak,

  • nyeri dada,

  • detak jantung sangat cepat tanpa pemicu, bahkan saat istirahat,

  • riwayat kematian mendadak dalam keluarga,

  • riwayat penyakit jantung bawaan,

  • kelainan katup jantung.

Jika gejala tersebut muncul, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Baca juga: Semakin Tua Semakin Rentan Aritmia: Mulailah Merawat Jantung Sejak Dini

Pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab Palpitasi

Untuk memastikan penyebab palpitasi, dokter biasanya melakukan pemeriksaan seperti:

  • Elektrokardiogram (EKG),

  • Holter Monitor 24 jam,

  • Ekokardiografi.

Pemeriksaan ini membantu menentukan apakah palpitasi disebabkan oleh aritmia atau hanya respons tubuh terhadap stres dan kelelahan.

Cara mencegah Palpitasi di usia muda

Sebelum gejala semakin sering muncul, generasi muda dapat melakukan langkah pencegahan sederhana seperti:

  • tidur cukup 7–8 jam untuk menjaga keseimbangan sistem saraf,

  • membatasi konsumsi kafein (kopi, teh, soda, energy drink),

  • menghindari rokok dan alkohol,

  • mengelola stres melalui meditasi, olahraga ringan, atau aktivitas menenangkan.

Perubahan gaya hidup kecil dapat berdampak besar pada kesehatan jantung jangka panjang.

Layanan deteksi dan penanganan Aritmia di Mayapada Hospital

Seiring meningkatnya kasus gangguan irama jantung pada usia muda, deteksi dini menjadi langkah penting.

Mayapada Hospital menghadirkan Cardiovascular Center untuk penanganan aritmia dan berbagai kondisi jantung lain. Layanan ini tersedia di:

  • Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS),

  • Mayapada Hospital Kuningan (MHKN),

  • Mayapada Hospital Tangerang (MHTG),

  • Mayapada Hospital Bandung (MHBD),

  • Mayapada Hospital Surabaya (MHSB).

Cardiovascular Center ditangani oleh dokter spesialis dan subspesialis jantung berpengalaman, serta mampu melakukan tindakan advanced untuk berbagai kondisi jantung.

Cardiac Emergency 24 Jam – Door to Wire < 60 Menit

Untuk kondisi gawat darurat, tersedia layanan Cardiac Emergency 24 jam dengan standar protokol internasional dan penanganan cepat Door to Wire < 60 menit, terutama untuk kasus aritmia berat dan jantung koroner.

Informasi dan Akses Layanan

  • Call Center 150770 atau WhatsApp 0817 17 150770
  • Aplikasi MyCare – dengan fitur: Health Articles & Tips, Personal Health Monitoring terintegrasi dengan Health Access dan Google Fit, yang memantau langkah harian, kalori, detak jantung, hingga BMI

Ditinjau langsung oleh:

dr. Setiawan Widodo, Sp.JP(K)
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Subspesialis Aritmia
Mayapada Hospital Bandung (MHBD)

Selanjutnya: Mengapa Lansia Rentan Aritmia dan Cara Mencegahnya di Mayapada Hospital

tags :

Cardiovascular Center Spesialis Jantung Dan Pembuluh Darah Aritmia Igd 24/7 Mayapada Hospital Bandung