Buang Angin Terus-Menerus Hari Ini, Normalkah???

...

Apakah normal bila seseorang buang angin (kentut) lebih dari 10 kali sehari? Jawabannya adalah ya. Sebagian besar orang yang sehat buang angin hampir di sepanjang harinya, dengan rata-rata antara 14-23 kali sehari.

Tetapi apa sebenarnya yang membuat seseorang buang angin begitu sering??? Terdapat 2 hal yang membuat seseorang banyak buang angin. Yang pertama adalah mengkonsumsi makanan yang menghasilkan gas saat dicerna. Yang kedua adalah karena terlalu banyak menelan udara.

Apakah sering buang angin berbahaya bagi kesehatan? Walaupun tampak tidak berbahaya, akan tetapi jumlah gas yang berlebihan di dalam saluran pencernaan dan perut kembung ternyata juga dapat merupakan gejala dari kanker usus besar.

Untuk menentukan normal tidaknya jumlah pembuangan angin yang Anda lakukan setiap hari, dokter Anda mungkin akan meminta Anda untuk menghitung berapa kali Anda buang angin dalam sehari dan mencatat setiap makanan serta minuman yang Anda konsumsi untuk menemukan penyebab banyaknya gas di dalam perut Anda.

Jadi berapa kali buang angin yang dianggap terlalu banyak? Bila Anda buang angin lebih dari 23 kali sehari, maka hal ini dianggap melebihi batas normal. Akan tetapi, bukan berarti Anda perlu merasa khawatir.

Hal ini dikarenakan walaupun buang angin secara berlebihan memang merupakan salah satu gejala dari kanker usus besar, akan tetapi keadaan tersebut biasanya bukan merupakan suatu gejala penyakit yang serius bila Anda merupakan seseorang yang sehat.

Beberapa hal yang dapat membuat Anda lebih sering buang angin adalah:

  • Mengunyah permen karet
  • Minum dengan menggunakan sedotan
  • Menderita irritable bowel syndrome
  • Menderita intoleransi laktosa
  • Menderita gangguan penyerapan nutrisi
  • Menderita gangguan pencernaan, misalnya keracunan makanan

 

Apakah Bau Gas yang Dikeluarkan Penting Untuk Diperhatikan?

Sebenarnya, bau gas yang Anda keluarkan setiap kali buang angin tergantung pada makanan yang Anda makan dan gas yang dihasilkan pada usus halus dan usus besar Anda selama proses pencernaan berlangsung.

Bila bau tidak sedap yang dihasilkan, maka hal ini bukan berarti Anda kurang sehat. Anda mungkin hanya akan merasa malu bila hal ini terjadi di saat dan tempat yang kurang tepat. Secara umum, berbagai protein hewani seperti telur atau daging menyebabkan gas yang Anda keluarkan berbau tidak sedap. Sementara itu, makanan berserat seperti buah dan sayuran biasanya menghasilkan gas yang tidak berbau.

 

Makanan yang Membuat Anda Lebih Sering Buang Angin

Sebagian besar mungkin telah mengetahui makanan apa saja yang akan membuat perut mereka terasa kembung dan akhirnya membuat mereka lebih sering buang angin. Beberapa jenis makanan tersebut adalah:

  • Sayuran cruciferous seperti kembang kol dan brokoli
  • Mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan, termasuk pasta dan roti
  • Kacang-kacangan
  • Kol
  • Susu, terutama bila Anda menderita intoleransi laktosa
  • Minuman beralkohol, terutama bir
  • Bawang Bombay
  • Gandum

Apa yang Harus Dilakukan?

Jika perut kembung dan kebiasaan buang angin yang Anda miliki membuat Anda merasa tidak nyaman atau membuat Anda merasa khawatir, segera hubungi dokter Anda. Dengan demikian, dokter dapat segera mencari tahu apakah keadaan Anda tersebut disebabkan oleh suatu penyakit serius seperti kanker. Hal ini terutama bila perut kembung dan buang angin berlebihan yang Anda alami juga disertai oleh beberapa gejala lainnya seperti penurunan berat badan, keluar darah dari anus, atau perubahan pola BAB.

Bila dokter Anda menyatakan bahwa tidak ada yang perlu Anda khawatirkan, maka terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan yang dapat membantu mengurangi frekuensi buang angin Anda, yaitu:

  • Perbanyak konsumsi serat Anda
  • Batasi konsumsi karbohidrat Anda, termasuk yang berasal dari pasta atau jagung
  • Minumlah banyak air putih setiap harinya
  • Jangan gunakan sedotan saat minum
  • Hindari minuman bersoda
  • Berolahragalah secara teratur
  • Jangan mengunyah permen karet
  • Makan secara perlahan

Sumber: www.dokter.id

 

tags :