Testimonials
Rumah Sakit

Saya merasakan sakit selama 6 tahun. Penyakit ini menyerang ke usus halus saya yang awal dirasakan badan meriang hingga mengigil, nafsu makan tidak ada, makanan masuk namun keluar kembali. Sehingga berat badan saya turun dengan drastis. Selama 2 tahun saya berobat disalah satu rumah sakit dan tidak ada perkembangan sama sekali selama 2 bulan sekali saya keluar masuk. Karena tidak merasakan ada perubahan pihak keluarga saya memutuskan untuk ke Mayapada Hospital Tangerang. Disana saya dilakukan observasi selama 4 bulan oleh dr. Johannes J. Sadikin, Sp.PD, kemudian beliau menemukan luka di dalam usus halus saya & saya dianjurkan untuk rawat inap serta diputuskan untuk operasi pemotongan luka di usus halus saya sepanjang 20cm. Bersyukur atas kehendak Tuhan setelah pasca operasi saya tidak masuk ke masa kritis. Saat menjalani rawat inap, setiap hari selalu ada perkembangan dan dokter sangat informatif serta pelayanan susternya sangat sabar dalam merawat saya sampai sembuh. Terima kasih.
...
Bapak I Ketut Nesa
Pasien Internist Mayapada Hospital Tangerang
It's a great perfect services in Mayapada Hospital Tangerang. Saya puas sekali dengan profesionalisme & teknik dokternya yang ahli membuat sangat cepat dalam proses persalinannya & membuat saya nyaman. Suster & dokternya sangat ramah. Sukses terus Mayapada Hospital. God bless Mayapada Hospital.
...
Pinkan Mambo
Pasien Maternity Mayapada Hospital Tangerang
Arimbi adalah anak kedua kami. Waktu lahir kulitnya gelap. Tidak menyangka kalau ada masalah. Umur 4 bulan setelah vaksin, Arimbi terus demam dan rewel. Bibir dan telapak tangannya biru... dan ternyata ada masalah jantung. Dari rumah sakit tempatnya lahir, kami dapat rekomendasi Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Masa berat di PICU sudah dilewati, operasi juga berjalan baik dengan pertolongan dr. Poppy S. Roebiono, SpJP(K), FIHA & dr. Salomo Purba, SpBTKV juga pemantauan intensive dr. Sandra Darmawan, SpA. Layanan Mayapada Hospital Jakarta semua baik dan komunikatif. Terima kasih tak terhingga untuk dr. Senta Lucia Kumurur, MM selaku CEO Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Sekarang Arimbi sudah pulang dan lanjutkan kontrol. Warna kulitnya sudah terang, merah mudah tidak hitam lagi. Sampai saat ini, dokter-dokter Arimbi tetap kontak menanyakan kondisinya. Sangat perhatian. Mayapada Hospital Jakarta Selatan membuat kami tenang
...
Bp. Hendri Andriana
Ayah dari pasien bayi Arimbi
Setelah konsul dengan dr. Ramadhan, SpB(K)Onk dan beberapa kali pemeriksaan, saya harus operasi angkat tumor lemak yang ada di lengan kanan. Operasi nya bisa dilakukan One Day Care, tapi tetap saja jelang operasi, saya demam karena ketakutan. Untungnya dokter internist & dokter anastesi semuanya banyak bercanda sambil menjelaskan bahwa nanti saya hanya seperti tidur, dan bangun-bangun sudah sembuh. Saya jadi lebih santai dan tenang. Sampai sekarang, perawatnya juga masih suka kontak, tanya gimana kondisi saya. Puji syukur... saya ga ada keluhan lagi
...
IBU TUTI HARLENCI NENO
Pasien Mayapada Hospital
Kami senang sekali dengan dr. Sandra (baca : dr. Sandra Darmawan, SpA). Penjelasannya detail bahkan kami diajarkan cara pakai obat panas melalui “belakang”. Jadi pembekalan nya sampai bagaimana pertolongan pertama di rumah kalau anak panas tinggi. dr. Sandra juga langsung datang ke UGD walaupun sudah malam. Penanganan di UGD sigap petugas-petugasnya. Anak kami yang sempat trauma kalau ambil darah, oleh petugas UGD bisa “sekali dapat”. Dan selama dirawat 3 malam... semua perawat nya baik, kamarnya bersih, menunya banyak pilihan. Sekarang anak kami sudah boleh pulang.... Terima kasih Mayapada
...
BP. KLEMES JEHANIS
Ayah dari pasien anak : Paula Kety Jehanis
Walaupun saya tinggal di Wamena, tapi begitu dapat rekomendasi dari teman, bahwa Mayapada Hospital Jakarta Selatan baik dan punya tim INSEMINASI, saya langsung datang dan menjalani proses pemeriksaan. Suami juga setuju bahwa layanan Mayapada profesional dan yang membuat kami jadi tenang, karena semua tim Dokter yang menangani saya, menyempatkan visit ke kamar untuk memberi penjelasan. Ditangani seperti ini, yang belum pernah saya dapatkan di rumah sakit lain
...
IBU RETNO RUMIATI
Pasien dari Wamena, Papua