Tiba-tiba Nyeri Dada Saat Aktivitas Seksual, Normal atau Alarm Jantung?
Banyak orang bertanya-tanya, “Apakah aktivitas seksual bisa menyebabkan serangan jantung?”
Pertanyaan ini sering muncul, terutama dari pasien yang memiliki riwayat penyakit jantung. Artikel ini akan membahas hubungan antara aktivitas seksual dan risiko serangan jantung secara ilmiah namun mudah dipahami.
Apa Itu Serangan Jantung?
Serangan jantung atau infark miokard terjadi saat aliran darah ke otot jantung tiba-tiba terhenti, biasanya akibat sumbatan pada arteri koroner. Hal ini menyebabkan jaringan jantung kekurangan oksigen dan bisa rusak permanen jika tidak ditangani cepat.
Apakah Aktivitas Seksual Bisa Memicu Serangan Jantung?
Jawabannya: bisa, tapi sangat jarang.
Fakta medis:
- Aktivitas seksual secara umum hanya meningkatkan beban kerja jantung secara ringan hingga sedang.
- Risiko serangan jantung sedikit meningkat selama atau setelah berhubungan seksual, terutama pada orang yang jarang berolahraga atau memiliki penyakit jantung tidak terkontrol.
Baca juga: Nyeri Dada Tidak Boleh Diabaikan! Cek Gratis di Mayapada Hospital
Siapa yang Berisiko Lebih Tinggi?
Orang dengan kondisi berikut memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung saat berhubungan seksual:
- Penyakit jantung koroner berat yang belum ditangani
- Riwayat serangan jantung sebelumnya
- Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
- Gagal jantung
- Tidak pernah atau jarang berolahraga
- Stres atau kecemasan tinggi saat berhubungan
Kapan Harus Berhati-hati?
Konsultasikan ke dokter sebelum kembali berhubungan intim jika Anda:
- Baru saja mengalami serangan jantung.
- Baru menjalani prosedur jantung (seperti pemasangan ring atau bypass).
- Mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau kelelahan berat saat aktivitas ringan
Tips Aman Berhubungan Seksual Bagi Pasien Jantung
- Pastikan kondisi jantung Anda stabil. Rutin kontrol ke dokter.
- Tingkatkan kebugaran. Jalan kaki atau olahraga ringan membantu persiapan fisik.
- Minum obat secara teratur. Jangan hentikan tanpa arahan dokter.
- Komunikasikan dengan pasangan. Jangan merasa terbebani atau malu.
- Hindari alkohol dan obat kuat sembarangan. Beberapa bisa berinteraksi dengan obat jantung.
dr. Stefanie Tarigan, M.Ked(Cardio), Sp.JP, salah satu Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Mayapada Hospital Kuningan (MHKN) menuturkan bahwa
“aktivitas seksual umumnya aman bagi pasien dengan riwayat penyakit jantung, namun perlu diperhatikan jika anda mengalami nyeri dada atau jika anda memiliki gejala sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, segera periksakan diri anda untuk mendapat pengobatan, serta perawatan sampai kondisi anda dinyatakan stabil sebelum melakukan hubungan seksual.”
Jadi, Jangan Tunda Jika Nyeri Dada, Periksa di Chest Pain Unit Mayapada Hospital!
Emergency 24/7 150990 atau Emergency Button via Aplikasi MyCare.
Lokasi:
- Mayapada Hospital Jakarta Selatan
- Mayapada Hospital Kuningan
- Mayapada Hospital Tangerang
- Mayapada Hospital Bandung
- Mayapada Hospital Surabaya
Selanjutnya: Kurangi Lemak, Tambah Serat, Jantung Sehat! Ini Caranya
Artikel ini ditinjau oleh:
dr. Stefanie Tarigan, M.Ked(Cardio), Sp.JP
Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah
Mayapada Hospital Kuningan (MHKN)
Lihat jadwal praktek di sini
tags :
Chest Pain Unit Nyeri Dada