Manfaat Radioterapi dan Kapan Harus Melakukan Radioterapi?

...

Radioterapi | Radioterapi Kanker | Radioterapi adalah | Manfaat radioterapi

Apa itu radioterapi?

Radioterapi adalah salah satu modalitas pengobatan utama dalam terapi penyakit kanker. Secara garis besar, radioterapi dibagi menjadi dua: radiasi eksterna dan brakhiterapi.

Radiasi eksterna menggunakan radiasi pengion berenergi tinggi yang dihasilkan oleh suatu pesawat radiasi, yang salah satunya disebut LINAC atau linear accelerator.

Radioterapi akan dilakukan dalam tim, dipimpin Dokter Spesialis Onkologi Radiasi di Radiation Oncology Center Mayapada Hospital. Dijelaskan oleh dr. Yoke Soemiatno, Sp.Rad (K) Onk.Rad, “Radioterapi menggunakan radiasi dengan dosis terkontrol untuk membunuh atau merusak sel kanker sehingga sel kankernya mati, tidak bisa berkembang, atau menyebar.”


Kenapa harus melakukan radioterapi?

Radioterapi mempunyai manfaat dan peran penting dalam rangkaian terapi penyakit kanker lainnya, seperti pembedahan dan sistemik terapi (kemoterapi, terapi hormon, target terapi, dan imunoterapi). Menurut studi, 50% dari kasus kanker membutuhkan radioterapi.

Secara garis besar, radioterapi bisa ditujukan untuk:

  1. Mencapai kesembuhan (kuratif). Radioterapi diberikan sebagai terapi utama untuk membunuh atau menghilangkan sel-sel kanker. Bisa juga diberikan bersamaan dengan kemoterapi yang disebut kemoradiasi.
     
  2. Membantu terapi lainnya. Contohnya untuk mengecilkan tumor sebelum dioperasi (neoadjuvant) atau sebagai terapi lanjutan untuk membunuh sisa-sisa sel kanker (adjuvant).
     
  3. Membantu meringankan gejala (paliatif). Radioterapi bertujuan mengecilkan tumor atau mencegah penyebaran sehingga meringankan gejala kanker yang dirasakan pasien tetapi tidak menyembuhkan, disebut juga paliatif.

Menurut dr. Steven Octavianus, Sp.Onk Rad, “Radioterapi bahkan sangat dianjurkan untuk beberapa kanker stadium lanjut lokal yang sulit dioperasi (locally advanced stadium) atau untuk pasien yang memiliki kontraindikasi atau terlalu lemah untuk operasi atau kemoterapi.”

 

Apa manfaat dan kelebihan radioterapi di Mayapada Hospital?

LINAC merupakan pesawat radiasi dengan teknologi yang baru. Alat ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pesawat radiasi lama, contohnya Cobalt-60.

Radioterapi dengan menggunakan LINAC dapat mengurangi efek samping yang diterima pada pasien, terutama pada kulit.  Antara satu alat LINAC dengan lainnya pun dapat berbeda-beda fiturnya, bergantung jenis LINAC yang digunakan.

Menurut dr.Ratnawati Soediro, Sp.Onk Rad (K), “Radioterapi yang baik itu adalah yang dapat mengenai sel kanker target sebanyak-banyaknya, dengan dosis radiasi yang sangat minimal untuk sel-sel sehat di sekitarnya. Jadi, hanya sel kanker yang terbunuh dan sel sehat dapat kita lindungi.”

Untuk memberikan pelayanan dan terapi terbaik bagi pasien, LINAC yang digunakan di Onkologi Radiasi Center Mayapada Hospital memiliki keunggulan sebagai berikut:

  1. Presisi dan akurat: Dengan teknik IMRT (Intensity Modulated Radiation Therapy), target penyinaran dapat ditentukan mengikuti bentuk tumor/kanker yang tidak beraturan, sehingga sel sehat lebih terlindungi.
     
  2. Cepat dan efisien: Dengan teknik VMAT (Volumetric Modulated Arc Therapy), gantry atau lengan LINAC dapat berputar sesuai arah target radiasi dengan otomatis, sehingga mempercepat durasi terapi dan lebih efisien. Biasanya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit saja.
     
  3. Aman untuk organ bergerak/lokasi sulit: Teknik IGRT (Image Guided Radiation Therapy) dan DIBH (Deep Inspiration Breath Hold) sebetulnya bisa digunakan untuk semua tipe kanker.

    Meski begitu, teknik ini bermanfaat untuk jenis kanker yang lokasinya terletak di dekat organ-organ penting atau sensitif, contohnya kanker payudara kiri di mana di belakangnya terdapat jantung, atau tumor otak yang inoperable

Selain itu, juga bermanfaat untuk kanker yang ikut bergerak pada saat dilakukan terapi, contohnya kanker prostat, kanker liver, dan kanker paru.
 

  1. Alternatif untuk pembedahan: Teknik stereotactic dalam kasus dan kondisi tertentu dapat digunakan sebagai alternatif pembedahan, contohnya tumor otak yang sangat kecil dan terletak jauh di dalam sehingga sulit dijangkau. Dosis radiasi tinggi yang terfokus akan menghancurkan tumor tersebut.

dr.Kartika E.Brohet, Sp.Onk Rad (K) menjelaskan, “Teknik radiasi eksterna yang digunakan akan disesuaikan tentunya dengan kondisi pasien dan jenis penyakitnya. Jadi setiap individu bisa berbeda-beda dan kita harus personalisasi terapinya.”

“Dokter spesialis onkologi radiasi juga ditunjang oleh tim ahli seperti fisikawan medis, radioterapis, perawat, dan dokter-dokter spesialis onkologi dan terkait lainnya, untuk memastikan bisa memberikan pelayanan terbaik untuk pasien,” ujarnya menambahkan.

Radiation Oncology Center tersedia di

  •  Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS)
  • Mayapada Hospital Tangerang (MHTG)

Video mengenai Akselerator linier (Linear Accelerator, LINAC) bisa ditonton di bawah ini:

 

Temui dokter spesialis onkologi radiasi kami untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai radioterapi. Buat janji melalui Call Center 150770

tags :

Oncology Center Spesialis Kanker Radioterapi Linac