Laser Retina: Efektif Atasi Komplikasi Diabetes Melitus pada Mata

...

Retinopati | Retinopati diabetik | Laser retina

Komplikasi diabetes melitus bisa menyerang seluruh organ tubuh dan menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah menyerang organ mata yang disebut dengan retinopati diabetik.

Retinopati diabetik merupakan kondisi di mana kadar gula yang tinggi pada akhirnya mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah retina mata.

Pada awalnya, retinopati diabetik seringkali hanya menunjukkan gejala ringan, atau bahkan tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Prosedur medis untuk mengobati retinopati diabetik adalah Panretinal Photocoagulation (PRP) Laser yang merupakan laser panjang gelombang inframerah, yang diarahkan pada retina.

PRP Laser telah terbukti efektif dalam menghentikan perkembangan retinopati diabetik dan mencegah kehilangan penglihatan. 

PRP laser hanya dapat ditangani oleh dokter spesialis mata konsultan vitreoretinal, dan untuk memastikan kenyamanan pasien selama PRP laser, pasien akan di anestesi lokal.

Menurut Dokter Spesialis Mata Konsultan Vitreoretina, dr. Made Indra Widyanatha, Sp.M, PRP laser efektif dalam menghentikan perkembangan retinopati diabetik dengan mengurangi kebocoran pembuluh darah kecil dan mencegah pembentukan pembuluh darah yang tidak normal.

"Selain untuk memperbaiki kondisi retina dan mengendalikan peradangan, PRP laser dapat mencegah kehilangan penglihatan, sehingga pasien retinopati diabetik yang menjalani PRP laser mengalami peningkatan kualitas penglihatan setelah tindakan tersebut dilakukan," ujarnya, menjelaskan.


Manfaat PRP laser

Secara teknis, PRP laser untuk kasus pembekuan pembuluh darah di mata akan diarahkan ke berbagai bagian retina dan membuat titik-titik mikroskopis pada bagian pembuluh darah yang mengalami pembekuan.

Proses ini bertujuan untuk:

  • Merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru yang lebih sehat
  • Mecegah perdarahan
  • Mencegah kerusakan lebih lanjut pada retina
  • Membantu mengurangi pembengkakan serta peradangan di mata pada pasien retinopati diabetik

Sedangkan untuk kasus pasien yang mengalami pertumbuhan pembuluh darah baru pada iris mata, akan menyebabkan rasa sakit karena peredaran cairan pada bola mata tersumbat.

Oleh karena itu, PRP laser dilakukan bukan untuk meningkatkan kualitas penglihatan, namun dilakukan untuk meredakan rasa nyeri karena penumpukan cairan peningkatan tekanan pada bola mata.

Setelah tindakan PRP laser selesai dilakukan, beberapa pasien mungkin mengalami penurunan penglihatan dalam persepsi warna atau penglihatan yang kabur sementara. Hal ini merupakan efek ringan dan berlangsung selama beberapa hari hingga minggu namun akan hilang dengan sendirinya.

PRP laser memiliki manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan efek samping dan risikonya. Bagi pasien penderita retinopati diabetik, PRP laser dapat meningkatkan kualitas penglihatan secara signifikan.

Saat ini, tindakan PRP laser bisa dilakukan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Mayapada Hospital Bandung, dan Mayapada Hospital Surabaya.

Ketiga unit Mayapada Hospital ini memiliki Ophthalmology Center dan mempunyai dokter spesialis mata konsultan vitreoretina yang berpengalaman dalam melakukan tindakan PRP laser.

Oleh karena itu, jika Anda penderita retinopati, silakan kunjungi Mayapada Hospital dan konsultasikan dengan dokter untuk tahu lebih lanjut apakah PRP laser menjadi pilihan yang tepat untuk kondisi Anda.

Informasi lebih lanjut hubungi Call Center 150770.

Direview oleh:
dr. Made Indra Widyanatha, Sp.M
Dokter Spesialis Mata - Konsultan Vitreoretina
Mayapada Hospital Bandung (MHBD)

Lihat jadwal praktik di sini

tags :

Spesialis Mata Laser Retina Retinopati Diabetik Prp Laser