Mioma Uteri: Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya

...

Waspada bila menstruasi Anda tidak lancar, karena bisa jadi Anda terkena Mioma Uteri.

Mioma uteri adalah pertumbuhan otot di dalam rahim yang sering muncul selama masa subur.

Mioma uteri memiliki ukuran beragam, dari yang sekecil biji dan tidak terdeteksi oleh mata, sampai berukuran besar yang dapat merusak dan memperbesar rahim. 

Meski Mioma Uteri tidak terkait dengan peningkatan risiko kanker rahim, namun kaum perempuan tetap perlu melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan secara rutin. Jika mioma dibiarkan tumbuh di dalam rahim, akan dapat menyebabkan keguguran dan menjadi salah satu alasan tindakan pengangkatan rahim (histerektomi). 

Penyebab Mioma

Penyebab munculnya mioma di dalam rahim belum diketahui secara pasti, namun peningkatan hormon estrogen dapat menjadi salah satu faktor pemicu munculnya mioma.

Banyak dari perempuan yang pernah memiliki mioma pun tidak merasakan adanya gejala yang signifikan. Pasien yang mengalami keluhan, dipengaruhi oleh lokasi, ukuran, dan jumlah mioma. Keluhan yang timbul antara lain:

  • Pendarahan menstruasi yang berat.
  • Periode menstruasi berlangsung lebih dari seminggu.
  • Perut terasa nyeri, tertekan, atau terasa kenyang.
  • Perlu sering buang air kecil.
  • Sembelit.
  • Sakit punggung atau kaki.
  • Sulit hamil.

Penanganan dan Pengobatan Mioma

Jika Anda mengalami keluhan tersebut, ada baiknya periksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk memeriksa kesehatan organ reproduksi Anda. Mioma dapat terdeteksi saat Anda melakukan pemeriksaan kandungan dengan dilakukannya USG atau MRI.

Pengobatan untuk mioma dapat dilakukan dengan pemberian obat untuk mengurangi perdarahan menstruasi yang berat, mengecilkan mioma, dan beberapa berfokus pada mengurangi rasa sakit atau memperbaiki anemia.

Dokter spesialis kandungan mungkin akan merekomendasikan tindakan bedah atau intervensi untuk mioma jika:

  • Anda alami perdarahan menstruasi berat, perut nyeri atau terasa tertekan akibat mioma, yang tidak kunjung membaik dengan pengobatan.
  • Anda mencoba untuk hamil dan mioma tampak mengganggu.
  • Ukuran mioma menimbulkan keluhan.
Tindakan bedah yang dapat dilakukan untuk mengobati mioma, salah satunya adalah tindakan Laparoskopi Miomektomi.

Laparoskopi Miomektomi adalah teknik bedah invasif minimal dengan membuat beberapa sayatan kecil di perut, kemudian akan dilakukan pengangkatan mioma dengan menggunakan instrumen tipis dan kamera (laparoskop).

Keunggulan Laparoskopi Miomektomi antara lain:

  • Luka kecil.
  • Pendarahan minimal.
  • Masa rawat inap dan pemulihan yang lebih singkat.
  • Tingkat komplikasi dan pembentukan perlengketan yang lebih rendah setelah operasi.

Penanganan dan pengobatan mioma dapat dilakukan di Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta. Kami memiliki layanan Laparoskopi Miomektomi dengan didukung tenaga medis unggulan kami: Dr. dr. Fitriyadi Kusuma, Sp.OG (K)Onk dan dr. Med Firman Santoso, Sp.OG. (Foto hanya ilustrasi)


Mayapada Hospital Kuningan (MHKN)
Women and Children Care

Jl. H. R. Rasuna Said Blok C No.17 
Karet Kuningan, Setiabudi 
Jakarta Selatan - DKI Jakarta 12940

Telp: (021) 509 - 12929
WhatsApp: 0821-1230-2523

 

tags :