9 Tips Agar Anak Tidak Takut ke Dokter Gigi
Saat Anda kecil, mungkin juga sempat takut ke dokter gigi. Namun dengan kebiasaan menjaga kebersihan mulut, kunjungan rutin, dan teknologi yang semakin ramah anak saat ini, anak-anak Anda seharusnya tidak perlu merasa takut untuk mengunjungi dokter gigi anak.
Meski begitu, data kesehatan gigi dan mulut nasional menunjukkan masalah ini masih cukup besar. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dari Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa prevalensi karies (gigi berlubang) pada anak usia 5–9 tahun di Indonesia mencapai 92,6%, dan pada usia 3–4 tahun sebesar 81,1%.
Semakin cepat anak terbiasa dan nyaman dengan kunjungan ke dokter gigi, semakin besar peluang mencegah angka ini terus bertambah pada generasi berikutnya.
Ketakutan Bisa “Menular” dari Orang Tua ke Anak
Beberapa anak tetap merasa gugup saat harus periksa ke dokter gigi anak. Kebanyakan alasannya karena mereka tidak tahu apa yang akan dialami, dan penelitian menunjukkan bahwa rasa cemas ini seringkali bukan murni berasal dari anak sendiri.
Sejumlah studi ilmiah, termasuk penelitian lintas-negara yang dipublikasikan di Dentistry Journal (Šimunović et al., 2022) yang meneliti ratusan pasangan orang tua-anak di enam negara Eropa, menemukan adanya hubungan yang konsisten antara tingkat kecemasan orang tua terhadap dokter gigi dan tingkat kecemasan anak mereka.
Penelitian lain di International Journal of Paediatric Dentistry juga mengaitkan tingkat stres psikologis orang tua dengan kondisi kesehatan gigi anak.
Dengan kata lain, orang tua secara tidak sadar bisa memproyeksikan perasaan mereka sendiri tentang pergi ke dokter gigi kepada anak-anak mereka. Berita baiknya, jika anak Anda takut ke dokter gigi anak, ada beberapa tips yang bisa dicoba.
Kenapa Memilih Dokter Gigi Spesialis Anak (Sp.KGA) Itu Penting
Sebelum masuk ke tips, penting untuk memahami satu hal: siapa yang memeriksa anak Anda sama pentingnya dengan bagaimana Anda mempersiapkannya di rumah.
Dokter gigi spesialis anak bergelar Sp.KGA (Spesialis Kedokteran Gigi Anak) menempuh pendidikan lanjutan khusus untuk menangani pasien anak. Mulai dari teknik komunikasi yang sesuai usia, manajemen perilaku anak yang cemas, hingga penggunaan alat-alat berukuran lebih kecil yang lebih nyaman untuk mulut anak.
Di Mayapada Dental Care, si kecil bisa ditangani langsung oleh dokter spesialis kedokteran gigi anak yang berpengalaman, seperti drg. Herawati Kusuma, Sp.KGA dan drg. Khomsah, Sp.KGA.
9 Tips Agar Anak Tidak Takut ke Dokter Gigi
1. Mulai Melatih Bersikat Gigi Sejak Dini
Bahkan saat bayi Anda belum memiliki gigi, Anda tetap perlu rutin membersihkan gusinya menggunakan sikat gigi khusus bayi, atau jari yang dibungkus kain basah setiap selesai makan. Memperkenalkan kesehatan mulut sejak dini akan mempersiapkan si kecil untuk lebih berani saat harus memeriksakan diri nantinya.
2. Berkunjung ke Dokter Gigi Sebelum Usia 1 Tahun
Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) sejalan dengan panduan American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD) merekomendasikan kunjungan pertama dilakukan saat gigi anak mulai tumbuh, sekitar usia 6 bulan, atau paling lambat pada usia 1 tahun.
Kunjungan dini ini membuat anak terbiasa dengan suasana dokter gigi, mencegah kerusakan gigi sejak awal, dan mencegah timbulnya ketakutan terhadap prosedur pemeriksaan di masa depan.
Lengkapi juga perlindungan gigi si kecil sejak dini dengan Paket Vaksin Dental Anak dari Mayapada Dental Care untuk lindungi si kecil dari risiko infeksi gigi & mulut sejak usia dini. Booking sekarang, kuota terbatas setiap bulan.
3. Bicarakan Sejak Awal
Bacakan buku tentang pergi ke dokter gigi, dan ceritakan pengalaman positif Anda sendiri agar anak punya gambaran yang menenangkan sebelum kunjungan.
4. Berlatih di Rumah
Dudukkan anak di kursi atau sofa yang bisa disandarkan, lalu berpura-pura memeriksa dan membersihkan giginya. Cara ini membantu mereka memperoleh gambaran tentang apa yang akan dialami saat kunjungan sesungguhnya.
5. Buat Suasana Menyenangkan
Bawa buku atau mainan kesukaan anak, atau apa pun yang membuatnya merasa lebih familiar dan tenang. Pengalaman yang menyenangkan di kunjungan pertama akan membawa pengaruh positif untuk kunjungan-kunjungan berikutnya.
6. Selalu Bawa ke Arah Positif
Apa pun pengalaman Anda dahulu dengan dokter gigi, usahakan untuk selalu membingkainya secara positif di depan anak. Hindari pembicaraan soal rasa sakit atau ketidaknyamanan, tekankan pada bagaimana gigi mereka akan menjadi sehat setelahnya.
7. Antarkan dan Kenalkan Lebih Dahulu
Antarkan anak ke tempat praktik dokter gigi sebelum jadwal janji temu, sehingga mereka bisa bertemu staf dan dokter terlebih dahulu, dan merasa yakin tidak ada yang perlu ditakutkan.
8. Cari Bantuan Jika Diperlukan
Jika Anda sendiri terlalu gugup untuk membawa anak ke dokter gigi, mintalah pasangan atau anggota keluarga lain untuk mengantarkannya.
9. Pilih Dokter Gigi Spesialis Anak
Dokter gigi spesialis anak lebih terlatih menghadapi anak-anak, menggunakan alat-alat yang lebih kecil, dan biasanya memiliki tempat praktik yang ramah anak dengan dicat warna cerah, dilengkapi video dan buku anak-anak.
Memilih dokter gigi anak terdekat yang memang berpengalaman menangani pasien anak bisa membuat perbedaan besar pada kenyamanan si kecil.
Cara Memilih Dokter Gigi Anak Terdekat yang Tepat
Selain sembilan tips di atas, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih dokter gigi anak terdekat:
- Kredensial jelas — pastikan dokter bergelar Sp.KGA, bukan hanya dokter gigi umum.
- Fasilitas ramah anak — ruang tunggu dan ruang periksa yang didesain nyaman untuk anak.
- Lokasi mudah dijangkau — penting untuk kunjungan rutin setiap 6 bulan.
- Standar kebersihan hospital-grade — terutama untuk tindakan yang melibatkan alat medis.
- Ulasan dan rekomendasi terpercaya — dari orang tua lain atau tenaga medis anak (dokter anak/DSA).
Lindungi Gigi Anak Lebih Awal dengan Vaksin Dental
Selain kebiasaan menyikat gigi dan kunjungan rutin, perlindungan tambahan seperti vaksin dental dapat membantu mengurangi risiko infeksi gigi dan mulut pada anak sejak usia dini.
Yuk, lengkapi perlindungan gigi si kecil dengan Paket Vaksin Dental Anak dari Mayapada Dental Care sebagai solusi preventif yang ramah anak untuk melindungi si kecil dari risiko infeksi gigi & mulut.
Masih Bingung Mau Ajak Si Kecil ke Dokter Gigi Anak Terdekat?
Layanan dokter gigi anak di Mayapada Dental Care hadir dengan standar hospital-grade, teknologi modern, dan suasana praktik yang ramah anak, didukung dokter gigi terpercaya yang berpengalaman menangani pasien anak-anak. Segera jadwalkan kunjunganmu!
Mayapada Dental Care
Rukan Avenue, RT.11/RW.8, Cakung Tim.,
Kec. Cakung, Kota Jakarta Timur,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13910
[Lihat di Google Maps]
Mayapada Dental Care

tags :
Mayapada Dental Center Dokter Gigi Anak Terdekat Dokter Spesialis Gigi Anak Mayapada Healthcare