Tantangan Ibu Menyusui dan Penanganannya Selama Pandemi

...

Air Susu Ibu (ASI) bermanfaat untuk kesehatan dan pertumbuhan anak. Satu tetes ASI memiliki kandungan protein penting, laktosa, asam lemak, enzim dan juga bakteri-bakteri baik untuk anak. Keunggulan ASI ini tidak dimiliki oleh susu hewani yang lain seperti susu sapi ataupun susu formula. 

Pemberian ASI secara eksklusif selama 6 bulan kepada anak perlu diperhatikan. Sejumlah penelitian mengemukakan ASI punya manfaat penting bagi tubuh bayi seperti mencegah terserang penyakit serta membantu pertumbuhan dan perkembangan otak dan fisik bayi.  

Dalam suatu perbincangan di Facebook Live, dr. Arie Yulianto, M.Sc,Sp.A, Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Kuningan (MHKN) memberikan rekomendasi posisi ibu menyusui yang nyaman. Berikut sarannya:

  1. Kaki tidak boleh menggantung saat menyusui, jadi benar-benar ajeg. 
  2. Setelah ibu berada di posisi yang nyaman, atur posisi bayi.
  3. Pastikan wajah dan bayi menghadap ke ibu.
  4. Ada kontak antara badan bayi dan badan ibu.
  5. Satu tangan ibu harus menopang seluruh badan bayi. Posisi bayi membentuk satu garis lurus.

Posisi pelekatan bayi pun harus benar. Dokter Arie Yulianto M.Sc,Sp.A memberikan arahan posisi pelekatan bayi yang benar:

  1. Mulut bayi harus membuka lebar dan menutupi seluruh areola payudara ibu.
  2. Bibir bawah bayi harus membuka keluar (memble) dan dagu bawah menempel ke payudara.
  3. Jika dirasakan berat badan bayi tidak naik, ibu perlu evaluasi apakah pemberian ASI sudah sesuai.
  4. Bila posisi pelekatan sudah benar maka kita akan terlihat dan terdengar suara menelan.
  5. Bila terdengar suara kecapan, maka posisi perlekatan tidak tepat dan sesuai.

Pada masa pandemi sekarang, virus Covid-19 (sampai dengan situasi bulan Agustus 2020) belum terdeteksi terdapat virus SARS-CoV-2 di dalam ASI. Meskipun begitu, selama pandemi ini pun, langkah pengamanan menyusui harus tetap dilakukan. 

Protokol kesehatan yang dilakukan saat menyusui kurang lebih sama seperti berkegiatan sehari-hari, mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui. Jika ibu dirasakan memiliki gejala pernapasan direkomendasikan untuk memakai masker pada saat kontak dengan anak. 

Jika ibu dicurigai atau terkonfirmasi Covid-19, maka ASI perah dapat terus diberikan kepada anak. Bersihkan dan berikan desinfektan permukaan dan barang-barang yang kontak dengan ibu secara berkala. (Foto di atas hanya ilustrasi)

Buat janji dokter spesialis anak semakin mudah melalui fitur boon an appointment di website. Daftar di sini.

Konsultan:
dr. Arie Yulianto M.Sc,Sp.A
Dokter Spesialis Anak
Mayapada Hospital Kuningan (MHKN)

Lihat jadwal praktiknya di sini

Video: Kupas Tuntas ASI dan Penanganannya

 

tags :

Spesialis Anak Pediatri